Laman

Minggu, 26 Juli 2015

Asisten virtual Siri Di Apple Masih Belum Sempurna ?

Asisten Virtual Siri
Saat pengguna iPhone berkata "charge my phone 100 percent", Siri tidak akan mencoba untuk mengisi daya. 

Malahan, secara otomatis ia akan menelepon ke layanan darurat 911, memberikan waktu selama 5 detik jika pengguna ingin membatalkannya.

Sekadar informasi, di AS, nomor tersebut merupakan nomor darurat yang bisa dihubungi jika ada masalah terhadap keamanan masyarakat. Nomor ini, misalnya, biasa dipakai untuk memanggil polisi dan ambulans.

Menurut dugaan The Verge, kemungkinan Siri bereaksi terhadap kata "phone" dan "100 percent". Saat berkata "phone", Siri memang bersiap untuk menelepon nomor yang akan diberikan pengguna. 

Di sini letak keanehannya, saat pengguna mengucapkan kata "100 percent", Siri malah menghubungkan pengguna ke nomor 911. Saat dicoba menggunakan kata lain seperti "560 percent", Siri menghubungkan iPhone ke nomor telepon 560.

Boleh jadi hal ini merupakan bug dalam OS iOS dari Apple. Tapi masih belum ada tanggapan dari Apple mengenai kemungkinan tersebut.

OPPO Baru Saja Meresmikan Service Center Yang Ke 47

Service Center OPPO
Memilih ponsel pintar yang tepat tentu membutuhkan beberapa pertimbangan penting. Selain fitur-fitur canggih yang ditanamkan pada produk idaman, Anda pasti juga mempertimbangkan layanan purnajual ataupun service centre yang ditawarkan oleh para produsen tersebut.
Untuk semakin memanjakan para penggunanya, OPPO Indonesia kembali memperluas jaringan layanan purnajual kepada konsumen dengan membuka service center terbaru. Service centeryang berlokasi di ITC Ambassador lantai 3 ini merupakan service center ke-47 yang dimiliki oleh produsen ponsel pintar asal Negeri Tirai Bambu yang terkenal dengan inovasi teknologinya tersebut. Untuk di wilayah Jakarta sendiri, ini merupakan service center ke-3 setelah Roxy Mas dan ITC Cempaka Mas.
“Ini merupakan komitmen OPPO dalam memberikan layanan terbaiknya kepada fans dan konsumen setianya. Saat ini kami melihat masyarakat membutuhkan layanan purnajual yang baik dan mudah dijangkau. Maka dari itu, kami hadir di ITC Ambassador,” ujar Asistant Manager Oppo Service Centre ITC Ambassador Denny Lim saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
“Untuk service center, OPPO mengelola sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga. Kami bangun semua sendiri dengan sumber daya yang berasal dari kami. Semua itu dilakukan demi menjamin kualitas layanan kepada konsumen,” tambah Denny.
Dalam waktu dekat, OPPO tengah mempersiapkan dua service centre lain yang akan beroperasi di wilayah Bekasi dan Gorontalo. OPPO Indonesia sendiri menargetkan akan membangun 50service centre di seluruh Indonesia.

Remote TV Menggunakan Sidik Jari From Apple

http://us.images.detik.com/content/2015/07/25/317/apple46.jpg
Apple

Apple baru saja mendaftarkan sebuah paten yang cukup unik dan belum pernah dipakai pembesut gadget manapun. Pembuat iPhone ini ingin membenamkan sidik jari di remote TV. 

bisa dipakai sebagai akses log in pengguna ke akun streaming mereka atau proses otentikasi untuk mendownload iTunes. Apple sepertinya memang ingin mendorong Apple TV sebagai media untuk semua kebutuhan hiburan dengan sistem otomatis dengan sistem keamanan biometrik.

Paten ini mendeskripsikan bagaimana remote control juga bisa menjadi player dalam lingkungan smart home, dengan kemampuan untuk memberi perintah pada produk pintar melalui sentuhan tombol. 

Namun belum diketahui apakah Apple akan mengembangkan remote control khusus untuk mengatur sistem HomeKit, atau membangun remote control pintar secara umum. Apple diketahui sangat sering mengamankan paten, meski belum tentu diwujudkan dalam sebuah produk.

Update Versi MIUI 7 Di Xiaomi Kalian

MIUI 7
Rumor baru menyebut Xiaomi akan meluncurkan antarmuka MIUI 7 pada bulan Agustus mendatang. Antarmuka terbaru untuk perangkat Xiaomi itu berbasis Android 5.1 Lollipop.

Versi Terbaru Xiaomi yang adalah MIUI 7 Akan Dirilis 16 Agustus 2015

agi fans Xiaomi, 16 Agustus adalah tanggal yang spesial. Pada setiap tanggal tersebut, Xiaomi menggelar konferensi besar-besaran sekaligus memberikan diskon dan promosi di Tiongkok.

Tanggal tersebut juga selama ini menjadi momen dimana Xiaomi selalu mengumumkan versi MIUI baru setiap tahunnya. Seperti diketahui, MIUI v6 tahun lalu juga dirilis pada tanggal yang sama.

Jadi, besar kemungkinannya tradisi tersebut akan dilanjutkan tahun ini, sebagaimana dibocorkan oleh Leaksfly.

Selain itu, sebagian besar smartphone Xiaomi yang beredar saat ini juga sudah saatnya mendapatkan upgrade sistem operasi. 

Maka dari itu, smartphone seperti Mi3, Mi4, Mi4i, Mi Note dan Redmi Note bisa saja mendapatkan upgrade Android 5.1 pada tanggal tersebut.

Blackberry Akan Fokus Ke Bisnis Software

Blackberry
Bentuk nyata dari pernyataan itu kini sudah semakin terlihat, BlackBerry menyatakan bakal mengurangi jumlah peluncuran perangkat setiap tahunnya.

Menurut CEO BlackBerry John Chen, biasanya perusahaan asal Kanada ini merilis setidaknya empat seri smartphone setiap tahunnya. Pada strategi barunya, jumlah peluncuran tersebut akan menurun, setidaknya menjadi dua hingga satu seri saja.

Di tahun 2015, BlackBerry sudah merilis satu seri smartphone bernama Leap. Jadi, masih ada kemungkinan perusahaan tersebut akan merilis satu perangkat lagi.

Belakangan ini, desas desus yang berkembang menyebutkan, BlackBerry sedang mengembangkan smartphone berbasis Android. Perangkat itu dikatakan bakal memiliki desain slide, gabungan antara layar sentuh dan keyboard fisik.

Selain itu, perangkat yang dikatakan memiliki nama kode Venice ini bakal menggunakan Android versi penuh, bukan modifikasi.

Rumor tersebut dibumbui dengan pernyataan CEO Blackberry John Chen yang mengatakan mereka bisa saja membuat ponsel bersistem operasi Android asalkan keamanannya terjamin. 

Sekitar awal bulan ini, Blackberry baru saja bergandengan tangan dengan Google. Mereka membentuk kerjasama yang mengombinasikan keamanan Android 5.0 dengan kemampuan manajemen Blackberry Enterprise Service (BES) 12. Tujuan utamanya mengamankan data-data bisnis yang dikirim melalui ponsel Android.

Fitur Finger Print Dari Nokia Lumia 950 XL

Nokia Lumia 950 XL
Lumia 950 dan 950 XL kemungkinan besar akan dibekali pemindai sidik jari sebagai salah satu fitur keamanannya.

Teknologi ini akan digunakan saat akan log in ke smartphone, menggunakan platform Windows Hello yang sama seperti yang ditemukan pada perangkat Windows 10. 

Selain itu, flagship terbaru seri Lumia ini pun kabarnya akan punya stylus yang disebut sebagai Surface Pen. Meski demikian, Surface Pen harus dibeli terpisah, tidak menyatu dalam paket pembelian handset. 

Sebelumnya, beredar bocoran yang menyebutkan Lumia 950 bakal mengusung layar 5,2 inch, didukung dengan prosesor enam core Snapdragon 808, RAM 3 GB dan baterai 3.000 mAh.

Sementara Lumia 950 XL, punya layar lebih besar yakni 5,7 inch, prosesor octa-core Snapdragon 810, RAM 3 GB dan baterai 3.300 mAh. Kedua handset ini punya kapasitas penyimpanan 32GB yang bisa ditambah melalui kartu microSD, kamera utama 20 MP, kamera depan 5 MP dan port USB Type-C port.

4G LTE Hadir di Versi Android One

Android One
Android One nampaknya akan mendapatkan pembaruan. Vendor smartphone asal India, Lava akan memperkenalkan generasi baru Android One ini pada akhir Juli ini.

spesifikasi yang bisa diharapkan dari Android One terbaru adalah chipset MediaTek dan RAM 2 GB. 

Spekulasi lain juga menyebut bahwa Android One terbaru nantinya bakal mengusung sistem oeprasi Android 5.1 serta mendukung konektivitas 4G LTE.

Generasi pertama Android One mulai diperkenalkan Google pada awal tahun ini dengan spesifikasi layar 4,5 inci, prosesor quad core 1,3 GHz, dan RAM 4 GB. 

Android One hadir di Indonesia melalui vendor Evercoss, Mito, dan Nexian, yang ketiganya dijual dengan harga kisaran Rp 1,2 juta.

Sementara Android One yang dibuat oleh Lava untuk pasar india tersebut dipreidksi dibanderol harga 188 dollar AS.

Sebelumnya, Google juga membawa proyek Android murah ini ke Turki. Di negara tersebut, Android One yang diperkenalkan memiliki spesifikasi layar HD 5 inci, prosesor 64-bit Snapdragon 410, RAM 2 GB, kamera belakang 13 megapiksel, depan 5 megapiksel, serta koneksi LTE.

Di Turki, Android One generasi kedua dijual dengan harga 260 dollar AS (sekitar Rp 3,3 juta).

Perangkat tersebut juga menjalankan sistem operasi Android terbaru, versi 5.1.1 dan mendapat jaminan update Android selama dua tahun ke depan.