Laman

Tampilkan postingan dengan label gadget terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadget terbaru. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2015

Meizu Akan Mewarnai Penjualan di Indonesia

Meizu

Di Indonesia, smartphone buatan Meizu hingga saat ini memang baru tersedia secara online lewat layanan e-commerce. Akan tetapi, dalam beberapa saat mendatang, strategi penjualan Meizu akan bertambah, yakni menjual perangkat secara offline.

Menurut May Wen, Country Manager of Meizu Indonesia, saat ini Meizu sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan retail asal Indonesia untuk memasarkan perangkat buatannya. Sayangnya, ia masih enggan mengungkapkan dengan siapa saja perbincangan tersebut dilakukan.

"Menurut rencana, penjualan offline tersebut dimulai pada pertengahan atau paling tidak akhir bulan Oktober mendatang," ungkap May di sela-sela acara peluncuran Meizu M2 di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Masih menurut May, keputusan membawa produk Meizu ke channel penjualan offline untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, disadari juga bahwa penjualan lewat toko masih lebih digemari ketimbang melalui dunia maya.

"Saat ini, penjualan online di Indonesia masih lebih rendah dari segi pangsa pasar, penjualan offline ini untuk meningkatkan penjualan produk Meizu," tutur May.

Untuk awalnya, strategi penjualan offline ini akan dimulai terlebih dahulu di pulau Jawa. Untuk ke depannya, penjualan tentunya akan diperluas ke pulau-pulau lain di Indonesia.

"Meizu sedang berdiskusi dengan beberapa rekanan. Rencananya, dari hasil diskusi itu, kami akan membangun 17 kantor di pulau lain di luar Jawa," kata May. 

Kantor itu sendiri dikatakannya akan berfungsi sebagai tempat penjualan, sekaligus service center perangkat. 

Berbicara mengenai service center, Meizu saat ini memang belum memiliki service center buatan sendiri. Namun, mereka sudah bekerjasama dengan perusahaan bernama Star Selular untuk kegiatan perbaikan perangkat tersebut. 

Lebih lanjut, May menjelaskan bahwa penjualan offline diprediksi akan sedikit berdampak kepada harga perangkat. Smartphone yang dijual kemungkinan bisa mengalami sedikit kenaikan harga.

"Kami akan berusaha keras untuk menjaga harga produk offline tetap sama dengan online. Tetapi tampaknya akan sulit, harga perangkat kemungkinan sedikit naik," pungkas May.


Kamis, 24 September 2015

Wanita ini Adalah Pemilik iPhone 6s Pertama Sejagat Raya

iphone 6s rose gold

Seorang desainer grafis pemilik akun Twitter @MoonshineDesign ini beruntung. Ketika orang-orang sedang harap-harap cemas menunggu penjualan perdana iPhone 6S, pesanan miliknya justru datang lebih dulu.

Ya, dengan kata lain dia jadi pemilik iPhone 6S pertama di dunia karena memang belum ada yang menerima pesanan dan menjualnya. Bila mengikuti jadwal, iPhone 6s yang dipesan baru akan tiba paling cepat Jumat (25/9/2015) mendatang. Begitu pula untuk penjualan perdananya.

"Saya tidak yakin bagaimana ini bisa terjadi, tapi #iPhone6S saya lebih dulu sampai @ATT @Apple," kicau Adrienne melalui akun Twitter @MoonshineDesign miliknya.

Operator telekomunikasi Amerika Serikat (AS) AT&T, yang juga di-mention dalam kicauan tersebut, langsung tanggap. Mereka segera mengonfirmasi bahwa pengiriman ponsel iPhone 6S itu tepat.

Adrienne
"@MoonshineDesign itu mengagumkan! Dan kamu memiliki anjing yang lucu!" balas mereka melalui akun @ATT.

Desainer cantik dari San Diego itu pun langsung memotret dan membagikan foto iPhone 6S ke Twitter. Ponsel tersebut berwarna Rose Gold dan memiliki kemasan yang mirip dengam bocoran-bocoran foto terdahulu.

Adrienne juga langsung mengujinya menggunakan benhmark Geekbench dan berhasil mendpatkan skor kinerja single core di level 2.292 dan multi core pada 4293, atau di atas iPad Air dua dan iPhone 6.

Dia juga langsung mencoba berbagai fitur dalam iPhone 6S ini, seperti 3D Touch, kemampuan merekam video 4K, serta menjajal kameranya untuk memotret. Adrienne tampak sangat puas dan membanjiri gadget tersebut dengan pujian.



Minggu, 20 September 2015

Katakan BYE Pada Power Bank

ilustrasi

Pemakaian ponsel pintar tidak bisa lepas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Aktivitas kecil seperti mencatat kegiatan harian sampai urusan komunikasi pun lancar karena perangkat ini.
Masalah timbul ketika frekuensi pemakaian smartphone yang membuat daya baterai menurun dalam waktu singkat. Sementara itu, mengingat fungsinya, kebanyakan pengguna pasti menuntut agar perangkat ini terus hidup. 

Beberapa tahun belakangan, tren mencari steker listrik untuk mengisi daya ponsel di tempat umum lekat di masyarakat. Mereka akan lebih memilih restoran sampai warung kopi yang menyertakan fasilitas ini. 

Lalu, power bank hadir menggerus tren ini. Alat penyimpan daya listrik ini dapat dipakai beberapa kali sehingga pengguna smartphone tidak perlu terputus dari perangkatnya. Power bank menjadi solusi, terlebih saat orang sedang dalam perjalanan.

Namun, perkembangan teknologi tidak berhenti di situ. Bahkan, ini yang paling canggih, hadirnya teknologi fast charging atau pengisian daya cepat.

Fasilitas tersebut dapat Anda temukan pada ponsel pintar, misalnya Samsung S6 edge+. Smartphone ini memberikan dua metode pengisian daya cepat melalui wired charging dan wireless charging.

Dengan wired charging, proses mengisi daya hanya memakan waktu 90 menit, sementara wireless charging membutuhkan 120 menit. Baterai berkapasitas 3.000 mAh dapat terisi penuh dan dinikmati lebih lama.

Samsung Galaxy S6 edge+ juga menambahkan fitur Ultra Power Saving Mode. Ketika mengaktifkannya, tampilan akan berubah hitam putih dan secara otomatis menonaktifkan hampir semua aktivitas ponsel. Anda masih bisa menerima telepon, berkirim pesan, dan menggunakan aplikasi pilihan hingga 24 jam ke depan meski daya baterai 10 persen.

Dilihat dari sisi kenyamanan, kecepatan mengisi daya memberikan efisiensi bagi Anda yang memiliki kegiatan padat sepanjang hari. Anda pun tak perlu khawatir kehabisan baterai dan mencari kesempatan untuk mengisi daya ponsel di tengah kesibukan.

Selamat tinggal power bank!


Rabu, 09 September 2015

Duet iPhone 6s Dan 6s Plus, Dengan Spesifikasi yang Mumpuni

iPhone 6S dan 6S plus

CEO Apple Tim Cook mendefinisikan duet iPhone 6s dan 6s Plus sebagai smartphone paling spektakuler yang pernah ditelurkan Apple. Beberapa spesifikasi yang menjadi andalan adalah 3D Touch, kamera 12 megapiksel dan prosesor A9 teranyar.
"Satu-satunya hal yang diubah adalah segalanya," kata Tim Cook, dari live streaming peluncuran Apple, Kamis (10/9/2015) dinihari WIB.

Sepintas, iPhone 6s dan 6s Plus terlihat sama dengan suksesornya, iPhone 6 dan 6 Plus. Dari segi ukuran, iPhone 6s masih 4,7 inci dan 6s Plus masih 5,5 inci.

Namun, perbedaan akan tampak jika kedua ponsel ditelisik lebih jauh. Keduanya berbahan aluminum alloy terbaru dengan balutan kaca pelindung IoN-X teranyar. 

"Kaca IoN-X adalah yang paling kuat yang digunakan dalam industri smartphone," kata Senior Vice President Worldwide Marketing Apple Phil Schiller.

Pada layar, Apple menyematkan teknologi 3D Touch yang kurang lebih serupa dengan Force Touch pada Apple Watch. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna menekan, menggulir dan memijit layar untuk fungsi berbeda berdasarkan intensitas sentuhan.

Saat menekan dengan kekuatan ringan, fungsi yang dimunculkan akan berbeda dengan menekan kuat. Pun kala pengguna hendak menekan lama. Fungsi yang ditampilkan akan berbeda pula.

Sesuai namanya, 3D Touch memungkinkan pengguna menyentuh layar dari berbagai sisi (multitouch). Pengguna juga bisa mengimplementasikan gestur "klik kanan" pada mouse di desktop, ke iPhone 6s dan 6s Plus.

Peningkatan progresif juga dilakukan Apple dari sisi kamera. Kedua ponsel mengusung kamera 12 megapiksel dengan teknologi iSight.

Sejak peluncuran iPhone 4, baru kali ini Apple meningkatkan besaran piksel pada kamera ponselnya. Sebelumnya, Apple betah dengan kamera 8 megapiksel.

Pun telah ditingkatkan, kualitas kamera iPhone masih di bawah ponsel-ponsel Android dari segi besaran pikselnya. Pasalnya, smartphone keluaran Android kini mulai menyediakan fitur kamera dengan kualitas hingga 20 megapiksel.

Untuk urusan kamera, Apple memang tak berkiblat pada indikator piksel. Pabrikan Cupertino ini lebih fokus ke kualitas gambar pada umumnya dan performa cahaya rendah (low-light).

Sama seperti ponsel high-end yang diluncurkan belakangan, iPhone 6s dan 6s Plus juga mengakomodir kemampuan akses video 4K. Resolusi itu, dipadankan dengan tampilan Retina, diklaim akan memberi pengalaman menonton video yang lebih nyaman dan seakan nyata.

Adapula fitur "Live Photos" yang bisa menggerakkan gambar dengan menggabungkan dua foto. Mekanismenya sama seperti fitur "animation" pada Google Photos. Fitur ini dimaksudkan untuk membangun memori pengguna atas momen-momen berharga dalam hidupnya.

Semua spesifikasi dijalankan dengan prosesor A9 termutakhir. Jenis ini diklaim memiliki kecepatan CPU 70 persen dari suksesornya, A8. Kemampuan olah grafisnya juga dikatakan lebih cepat 90 persen dari prosesor sebelumnya.

Berikut daftar spesifikasi singkat iPhone 6s dan 6s Plus.

Tebal: 67 mm (iPhone 6s) dan 77,9 mm (iPhone 6s Plus) 
Bobot: 143 gram (iPhone 6s) dan 192 gram (iPhone 6s Plus)
Layar: 4,7 inci (iPhone 6s) dan 5,5 inci (iPhone 6s Plus) Retina display, resolusi video 4K
Prosesor: 64-bit A9 chip M9 motion coprocessor
Penyimpanan: 16/64/128 GB 
Kamera: 12 megapiksel (depan) dan 5 megapiksel (belakang) kamera iSight
Konektivitas: Wi-Fi dan LTE Advance 
Sensor: 3D Touch dan Touch ID 
Sistem operasi: iOS 9 
Warna: Gold, Silver, Space Gray, Rose Gold


Sabtu, 05 September 2015

Apple Siap Dengan Watch Barunya

Apple Watch

Selain meluncurkan iPhone 6s dan 6s Plus, Apple diprediksi akan merilis jam tangan pintar Apple Watch versi baru juga pada 9 September mendatang.

Dilansir The New York Times dan dikutip KompasTekno, Sabtu (5/9/2015), versi Apple Watch baru yang akan dirilis Apple adalah Apple Watch Gold Edition dengan banderol harga yang lebih murah.

Walau dijual dengan harga yang lebih murah, namun Apple Watch berbalut emas itu tetap diprediksi akan lebih mahal dari versi reguler dan Sport, yang saat ini tersedia dengan harga antara 349 hingga 549 dollar AS.

Untuk diketahui, jam tangan pintar Apple gold edition saat ini dibanderol dengan harga 10.000 dollar AS dengan sepuhan emas 18 karat.

Material baru yang akan dikenalkan Apple antara lain, emas putih, titanium, atau bahkan juga eramik.

Selain jam tangan pintar, Apple juga dikabarkan akan memmperkenalkan tablet iPad Pro di acara yang sama. The New York Times juga menulis Apple akan memamerkan keyboard iPad yang telah diperbarui.

Appl TV juga diharapkan akan dipamerkan Apple minggu depan. Secara keseluruhan, peluncuran Apple pada 9 September mendatang akan sangat menarik bagi fans Apple.

Peluncuran tersebut rencananya digelar di Bill Graham Civic Auditorium di San Francisco pada 9 September mendatang.


Smartphone Kini Pun Mengetahui Kapan Kita Akan Bosan

Smartphone Bisa Deteksi Rasa Bosan
ilustrasi Smarphone

Fungsi ponsel semakin pintar. Dengan tambahan aplikasi atau software, smartphone bisa melakukan banyak hal, bahkan mendeteksi rasa bosan penggunanya.

Para peneliti dari Telefonica Research Barcelona, Spanyol, mengembangkan algoritma yang akan menentukan tingkat kebosanan seseorang, berdasarkan seberapa banyak mereka menggunakan smartphone.

Seperti dilansir Mirror, Jumat (4/9/2015), algoritma ini memperhitungkan berapa kali pengguna menerima panggilan, berkirim pesan, atau berapa kali pengguna memakai ponselnya.

Untuk menentukan seorang pengguna bosan atau tidak, peneliti bisa melihat dari aktivitas pada aplikasi besutannya. Aplikasi yang diinstal pada ponsel pengguna akan memunculkan pop up dan mengarahkan pengguna membaca artikel yang menarik di sebuah situs, ketika mendeteksi kebosanan.

Dalam studi yang berlangsung dua pekan ini, peneliti juga mengajukan sejumlah pertanyaan melalui aplikasi, untuk mengetahui tingkat kebosanan partisipan.

Jawaban mereka kemudian dikombinasikan dengan data dari ponsel si pengguna. Hasilnya, peneliti menemukan partisipan cenderung mengklik notifikasi kumpulan artikel dari BuzzFeed ketika merasa bosan.

Para peneliti mengklaim tingkat akurasi data yang mereka peroleh mencapai 83%. Riset ini masih akan terus dikembangkan, sehingga ke depan mereka bisa lebih detail mengetahui jenis konten seperti apa yang dilihat pengguna ponsel ketika mereka bosan.

Temuan ini akan unjuk gigi ke publik internasional untuk pertama kalinya, di konferensi UbiComp, di Jepang pekan depan.



Nokia Siap Dengan Punggawa Barunya

Ponsel Android Nokia Menampakkan Diri
Nokia

Setelah melepas divisi ponsel ke Microsoft, Nokia memilih fokus di bisnis infrastruktur telekomunikasi. Namun belakangan santer diberitakan kalau Nokia akan terjun kembali ke pasar ponsel memakai OS Android. Malah kini, penampakan ponsel Android Nokia telah muncul.

Sebuah render menampakkan bakal calon ponsel Android Nokia itu.Bentuknya cukup menarik dengan desain tipis. Karena masih render, kemungkinan nanti saat diluncurkan bentuknya akan berbeda.

Sebelumnya, Nokia telah menyebut akan kembali ke bisnis ponsel pada tahun 2016. Mantan pemilik gelar ponsel sejuta umat itu kini tengah sibuk mencari partner untuk dapat menunjang comeback-nya.

Setelah kegagalan memakai Windows Phone yang berakibat divisi ponselnya dilego ke Microsoft, dugaan kuat memang mengarah kalau Nokia akan mengandalkan Android. Tanda-tandanya sudah tampak sekarang ini. Pertama, Nokia sebenarnya telah merilis sebuah tablet Android bernama N1, bekerja sama dengan Foxconn.

Kemudian kedua, Nokia juga telah merilis launcher Android bernama Z Launcher. Dari dua tanda tersebut, terlihat kalau Nokia makin akrab dengan Android. Jadi ada probabilitas besar Nokia nantinya akan menggunakan OS 'robot hijau' itu. Kita tunggu saja tanggal mainnya.


Senin, 31 Agustus 2015

Cabang Terbesar Dari Erafone Resmi Didepan

erafone

Erafone resmi membuka toko cabang terbesarnya pada Jumat (28/8/2015) lalu. Bertajuk "Erafone Megastore", outlet ini berdiri di atas lahan 600 meter persegi di dalam pusat perbelanjaan Mall Margocity, Depok.
Secara umum, outlet Erafone teranyar sama seperti yang sudah berdiri sebelumnya. Menjual 11 merek smartphone dan tablet, menyediakan produk multi-operator, menyediakan layanan asuransi, aktivasi dan pusat solusi.

Yang menjadi pembeda adalah ketersediaan tempat hiburan di dalam toko. Anak usaha distributor Erajaya tersebut menempatkan "coffee corner" dan "kid's corner" di dalam Erafone Megastore.

"Kami membuka outlet terbesar di saat ekonomi melambat dan nilai tukar melemah. Kami menjadikan tantangan ini sebagai momentum pertumbuhan dan membuktikan komitmen Erafone untuk terus berinovasi," kata CEO Erajaya Group, Jeremy Sim, 

Menurut Marketing and Communications Director Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo, tahun ini Erafone akan lebih agresif membangun Megastore dengan luas toko lebih dari 300 meter persegi.

"Seminggu ke depan kami akan membuka dua outlet lagi di Bengkulu dan Medan," kata Djatmiko. Di toko cabang Erafone ke-17 di Margocity, tersedia beberapa merek perangkat yang barangkali tak lagi asing.

Di antaranya Apple, Android One, Asus, BlackBerry, Lenovo, LG, Microsoft, Nokia, Oppo, Polytron, Samsung, Sony, Xiaomi, dan brand milik Erajaya Venera. Masing-masing memiliki brand corner yang menawarkan jajaran produk termutakhirnya.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Xiaomi Akan keluarkan 2 Versi Prosesor

Xiaomi
Bocoran perihal niat Xiaomi mengembangkan prosesor mobile sendiri semakin santer terdengar. Informasi terbaru menyebutkan, perusahaan asal China ini akan membuat dua versi prosesor sekaligus.

Salah satu versi prosesor tersebut akan digunakan untuk ponsel kelas low-end Xiaomi, seperti seri Redmi.

Versi kedua dari prosesor tersebut dikatakan akan digunakan di perangkat kelas menengah Xiaomi. Kabarnya, prosesor yang satu ini akan memiliki fitur octa-core atau 8 inti.

Apa tujuan Xiaomi membuat prosesornya sendiri? Perusahaan yang dipimpin oleh Lei Jun ini dikatakan ingin membuat prosesor dengan biaya produksi yang lebih murah lagi. Tujuannya, tentu agar bisa membuat memangkas harga perangkat. Dengan cara itu, ponsel buatan Xiaomi nantinya bisa saja dibanderol lebih rendah dari yang ada saat ini.

Di sisi lain, smartphone high-end mereka, seperti Mi4 atau Mi5, akan tetap memakai prosesor flagship buatan Qualcomm. Xiaomi sendiri belum mengumumkan atau memberikan bantahan terkait desas-desus prosesor produksi mereka.

Bila kabar tersebut benar, Xiaomi akan menambah panjang daftar perusahaan smartphone yang mulai membuat prosesor sendiri. Beberapa waktu lalu, Samsung, Huawei sudah mulai mewujudkan langkah serupa.

Ditambah lagi Apple yang sudah lama menggunakan chipset hasil rancangan sendiri untuk semua gadget mereka.

Xiaomi sendiri digosipkan sudah akan melepas perangkat dengan chip buatannya sendiri itu pada awal tahun 2016 mendatang.


Apple Memberi Performa yang Baik Untuk Kamera iPhone 6S

iPhone 6S

Resolusi kamera di iPhone terbaru mungkin akhirnya bakal meningkat. Apple dirumorkan menyematkan lensa kamera 12 megapiksel pada iPhone 6s dan 6s Plus. Peningkatan ini termasuk jarang dilakukan perusahaan berlogo apel tergigit. 

Diketahui, sejak menelurkan iPhone 4s pada 2011, hingga iPhone 6 dan 6 Plus pada 2014, Apple masih setia menyematkan lensa kamera dengan resolusi 8 megapiksel. Walau, teknologi sensor tiap produk baru hampir selalu ditingkatkan.
Tak hanya dari segi kamera untuk menjepret, Apple juga dikabarkan menambah kemampuan yang signifikan untuk perekaman video. iPhone 6s dan 6s Plus dikabarkan bisa merekam video beresolusi 4k.

Sebelum iPhone, Samsung lebih dulu memboyong fitur perekaman 4k sejak menelurkan flagship Galaxy S5 tahun lalu. Selanjutnya pada Galaxy S6, Samsung kembali menyematkan fitur tersebut.

Kelebihan dari perekaman video 4k antara lain meningkatkan stabilitas dan ketajaman gambar, memudahkan pengeditan setelah penyutingan dan membuat gambar kompatibel dengan televisi masa kini.

Dari sisi kamera depan, Apple kabarnya membubuhi lampu kilat (flash) pada duet iPhone terbaru. Bagi pecinta selfie atau FaceTime, fitur ini akan sangat membantu di malam hari atau saat berada di ruangan bercahaya redup.

Kabar-kabar ini, walau santer terdengar, namun belum terkonfirmasi. Benar atau tidaknya bakal diketahui pada peluncuran iPhone 6s dan 6s Plus yang dijadwalkan pada 9 September mendatang.


Jumat, 28 Agustus 2015

Gampangnya Menebak Password Pola Pada Android

Ilustrasi Patern

Selain nomor PIN dan pemindai sidik jari, ponsel Android juga menyediakan kunci pengaman lain dalam bentuk "pattern lock" (Android Lock Pattern/ ALP) alias menggambar pola segaris dengan menghubungkan 9 titik di layar.

Tapi metode ini ternyata rentan dibobol karena pola yang dibikin gampang ditebak. Hal tersebut diungkapkan oleh hasil sebuah studi yang dilakukan oleh Marte Loge dari Norwegian University of Science and Technology.

Loge mengumpulkan hampir 4.000 sample pola ALS sebagai bagian dari riset yang dilakukannya untuk menulis tesis.

Dia menemukan bahwa sebagian besar dari pola-pola tersebut rupanya berbentuk mirip. Sebanyak 77 persen pola dimulai dari salah satu pojokan. Hampir setengah (44 persen) di antaranya mengambil posisi start di pojok kiri atas.

Lebih lanjut, sekitar 10 persen membuat pola berbentuk huruf seperti "N" atau "O" seperti dalam gambar di atas. 

Temuan Loge itu kemudian dipresentasikan dalam konferensi PasswordsCon di Las Vegas.

"Manusia bisa diprediksi," katanya saat berbicara di panggung. "Kita punya pertimbangan yang sama saat membuat kunci pola, seperti (yang juga digunakan) di kode PIN."

Kunci ALP bisa membuat pola yang menghubungkan hingga 9 titik di layar. Angka maksimum ini akan menghasilkan kemungkinan kombinasi hingga 389.112 buah sehingga seharusnya sukar ditebak.

Tapi banyak di antara pengguna yang membuat pola dengan menghubungkan hanya 4 titik sehingga kemungkinan kombinasi yang muncul hanya 1.624 buah.


Samsung Rasa Blackberry Dengan Keyboard QWERTY

S6 With Keyboard

Salah satu aksesori pendamping yang turut diperkenalkan bersama Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus adalah papan ketik QWERTY 

Dalam acara peluncuran kedua perangkat di Jakarta, Kamis (27/8/2015), pihak Samsung Indonesia memastikan bahwa alat bernama “Keyboard Case” ini akan turut tersedia di Indonesia.

“Ya, kami akan jual bersama dengan acara Consumer Launch Galaxy Note 5 di Grand Indonesia, 11-13 September nanti. Harganya Rp 850.000,” ujar Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Flegon Koen saat berbicara di panggung acara.

Akesori papan ketik QWERTY tersedia untuk Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus. Baru kedua perangkat itu yang mendapat “jatah” keyboard fisik, lantaran ukurannya disesuaikan dengan lebar layar dan bentuk antarmuka.

Namun, Flegon menambahkan bahwa smartphone Samsung lain, yakni seri Galaxy S6, juga akan turut memperoleh aksesori ketik QWERTY dalam waktu dekat.

Tak pakai baterai

Papan ketik Keyboard Case tidak memiliki sambungan fisik ataupun nirkabel dengan perangkat tempatnya terpasang.

Di dalam tubuh Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus terdapat sensor khusus yang akan mendeteksi saat pengguna memasang Keyboard Cover di layar.

Begitu Keyboard Case bertengger, maka lebar tampilan antarmuka (UI) pun menyesuaikan. Batas bagian bawah naik hingga tak tersembunyi oleh keyboard.

“Cara kerja sensor ini mirip dengan aksesori Smart Case. Karena tak membutuhkan listrik, ia pun tak memboroskan baterai perangkat,” terang Flegon.

Keyboard Case terdiri dari dua bagian, yakni unit papan ketik itu sendiri yang ditempatkan di bagian muka perangkat, serta bagian belakang yang berfungsi sebagai penyangga keyboard ketika terpasang.

Saat sedang tidak dipakai, pengguna bisa memindahkan letak unit papan ketik ke sisi belakang sehingga tak mengganggu proses navigasi dengan touchscreen.

Kamis, 27 Agustus 2015

Tablet Asus Resmi Masuk Pasar Indonesia

ZenPad 7.0
 Asus menunjukkan keseriusannya bermain di pasar tablet Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Asus langsung merilis dua seri tablet terbarunya yang masuk ke keluarga ZenPad 7.0, Kamis (27/8/2015).

Kedua perangkat yang sama-sama memiliki bentang layar 7 inci tersebut masing-masing memiliki nama ZenPad C Z170CG dan ZenPad 370. 

Untuk mudahnya, ZenPad CZ170CG akan disebut sebagai ZenPad C 7.0. Sedangkan sang kakak, Z370 akan disebut sebagai ZenPad 7.0.

"Lahir" bersamaan, kedua perangkat tersebut tidak memiliki perbedaan dari segi desain. Keduanya memiliki ujung yang sedikit membundar dan casing plastik bergaya kulit di bagian belakangnya.

Menurut Pratiwi Winata, Tablet Product Manager Asus Indonesia, sebenarnya ada sedikit perbedaan. ZenPad 7.0 akan hadir dengan desain sedikit lebih premium. Nantinya, ia akan langsung dilengkapi dengan cover kulit, mirip seperti dompet.

ZenPad 7.0

Selain itu, casing bagian belakangnya pun bisa diganti-ganti dengan lima pilihan warna. Ada juga casing yang dilengkapi baterai 3.450 mAh dan audio cover (cover yang dilengkapi speaker 5.1) dengan tambahan baterai 2.500 mAh.

"Untuk ZenPad C 7.0, casing belakangnya tidak bisa diganti," ujar Pratiwi dalam acara peluncuran ZenPad 7 di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Untuk urusan layar, keduanya sama-sama menggunakan layar IPS 7 inci, tetapi dengan dukungan resolusi yang berbeda. ZenPad C 7.0 mendukung resolusi 1.024 x 600 WVGA dan ZenPad 7.0 mendukung 1.280 x 800 piksel WXGA.

Kedua layar tersebut memiliki sudut penglihatan sebesar 178 derajat. "Pengguna bisa melihat gambar dengan lebih jelas dari berbagai arah," tutur Pratiwi.

Dari bagian "otak", kedua seri tersebut menggunakan prosesor Intel terbaru, yakni Intel Atom X3-C3230RK (arsitektur Sovia) berkecepatan 1 GHz quad-core 64-bit. 

Kelengkapan lain dari ZenPad C 7.0 adalah RAM 1 GB, media penyimpanan internal 8 GB, dukungan kartu micro SD hingga 128 GB, kamera depan 0,3 megapiksel, kamera belakang 2 megapiksel, dukungan dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Sementara itu, ZenPad 7.0 dibekali RAM 2 GB, media penyimpanan internal 16 GB, dukungan kartu Micro SD hingga 64 GB, kamera depan 2 megapiksel, kamera belakang 5 megapiksel, dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Keduanya berjalan di sistem operasi Android 5.0 yang dipercantik dengan tampilan antarmuka Zen UI.

ZenPad C 7.0 akan dijual dengan banderol harga Rp 1,8 juta dan ZenPad 7.0 memiliki label harga Rp 2,2 juta. Keduanya akan tersedia dalam waktu dekat ini di Indonesia.


Mantan CEO Apple Terjun Dengan Amada Barunya

obi Worlphone
Mantan CEO Apple John Sculley membuat perusahaan smartphone bernama "Obi Worldphone". Menyasar pasar menengah ke bawah, merek tersebut hadir pertama kali dengan dua produk, yakni SF1 dan SJ1.5.
Keduanya berada pada kisaran harga di bawah 200 dollar AS. Walau harga produknya murah, Obi Worldphone beritikad menghadirkan desain unik untuk tiap produk.

"Kami berkomitmen untuk menjadi pemimpin desain untuk smartphone," kata Sculley.

Dengan visi tersebut, Obi Worldphone percaya diri dapat berkompetisi dengan vendor kenamaan seperti Apple dan Samsung. Menurut Sculley, perusahaan besar cenderung bergerak lebih lambat karena skalanya sudah besar.

"Obi Worldphone adalah startup baru yang masih segar dan bisa dengan cepat berinovasi dalam desain dan komponen-komponen lainnya," ia mengklaim.

SF1 adalah smartphone 5 inci yang tubuhnya dilapisi kaca fiber. Koneksinya sudah mendukung 4G/LTE. Adapun kamera depan dan belakang sebagai pelengkap fitur.

Semua kemampuan itu berjalan di atas prosesor Snapdragon 615, didukung RAM 2 GB dan kapasitas penyimpanan 16 GB. Harganya 199 dollar AS (Rp 2,8 juta).

Sedangkan versi lebih murah adalah SJ1.5 yang hadir dalam warna merah, hitam dan putih. Konektivitas ponsel ini baru mencapai 3G/HDSPA dan berjalan pada prosesor quad-core dari MediaTek. Harganya 129 dollar AS (Rp 1,8 juta).

Kedua ponsel memiliki dua slot kartu SIM. Beberapa negara awal yang bisa segera menjajal ponsel ini pada peluncuran Oktober mendatang antara lain Indonesia, Vietnam, Thailand, Saudi Arab, Kenya, Pakistan dan India.


Rabu, 26 Agustus 2015

Android Selfie dari Mito Dengan Harga Murah

Mito A330 dan A18

Vendor ponsel lokal, Mito juga menangkap tren "selfie" di tanah air dengan meluncurkan dua Android fitur kamera putar, yang masuk dalam keluarga Fantasy Selfie 2. Keduanya adalah Mito A330 dan A18.

"Smartphone selfie saat ini peminatnya memang cukup tinggi, dan memang sedang menjadi tren, Mito ikut dalam tren yang sedang berkembang sekarang," ujar Joshua Wisnu Wardhana, Marketing Manager Mito saat acara peluncuran di Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Ada dua alasan mengapa Mito menyebutnya sebagai smartphone selfie, yang pertama adalah resolusi kamera yang cukup tinggi untuk kamera depan. Mito A330 memiliki resolusi kamera 12 megapixel sementara A18 dengan resolusi 8 megapixel.

Yang kedua, Mito juga berinovasi dengan membuat kamera putar, sehingga kamera belakangnya juga berfungsi sebagai kamera depan saat diputar. Modul lensa kamera di bagian atas smartphone bisa diputar ke depan dan belakang untuk mempermudah selfie.

Kamera juga bisa langsung aktif saat pengguna memutar kamera ke arah depan dan langsung bisa digunakan.

Selain itu, Mito juga berinovasi dari segi fitur dengan menambahkan teknologi Voice Capture, Face Detection, dan Smile Recognition. Dengan fitur ini, kamera bisa langsung menjepret saat pengguna mengucapkan kata tertentu atau saat tersenyum.

Mito A330 memiliki spesifikasi layar 4,7 inci dengan prosesor Cortex A7 Quad Core 1,3 GHz, RAM 1 GB, penyimpana internal 8 GB, baterai 1700 mAh, dan menjalankan Android 4.4 KitKat. Smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 1,4 juta.

Sementara Mito A18 dengan layar 4 inci memiliki spesifikasi yang sama, hanya saja penyimpanan internalnya lebih kecil, yaitu 4 GB, dengan baterai kapasitas 1500 mAh. Mito A18 dijual dengan harga Rp 900.000.


Nexus X Unggul Dibandingkan Galaxy S5

Nexus X

Smartphone Android Nexus generasi berikutnya dari Google agaknya bakal memiliki kinerja mumpuni. Hal itu tampak dari bocoran hasil benchmark Geekbench yang dilansir oleh Phone Arena.

Di dalamnya, tampak bahwa ponsel yang ramai disebut sebagai Nexus X itu mampu berlari lebih kencang dibandingkan smartphone lain yang ada saat ini.

Kinerja single-core Nexus X memang masih di bawah iPhone 6 dan iPhone 5S. Akan tetapi, begitu pengujian beralih ke multi-core, Nexus X menduduki posisi puncak tangga pengujian, Mengalahkan ponsel-ponsel Android lain, seperti Galaxy S5 dan HTC One M8.

Nexus 6 sendiri kabarnya memang akan dilengkapi rangkaian komponen high-end, mencakup prosesor Snapdragon quad-core 805, RAM 3 GB, baterai 3.200 mAh, serta sistem operasi Android L terbaru.

Layarnya termasuk "jumbo" dengan ukuran memcapai 6 inci. Demikian juga resolusinya yang dipatok pada standar Quad-HD (2560x1440).

Perangkat yang juga dikenal dengan kode nama "Shamu" ini merupakan hasil kerjasama Google dengan Motorola selaku produsen ponsel.

Biasanya Google mengumumkan ponsel Nexus baru pada bulan Oktober. Boleh jadi kehadiran Nexus 6 hanya tinggal menunggu hitungan hari.
Hasil Test GEEKBENCH



launching Lenovo Vibe Shot

Lenovo Vibe Shoot

Lenovo adalah salah satu vendor gadget yang belakangan naik daun. Pabrikan ponsel asal China tersebut telah menelurkan sejumlah model populer, mulai dari K900 beberapa tahun lalu, hingga seri A6000 dan Vibe.

Terakhir, Lenovo telah meluncurkan Vibe Shot, sebuah model anyar yang dibekali sejumlah fitur andalan, termasuk kamera yang diklaim menyamai DLSR. Paling tidak dalam hal opsi pengaturan yang tersedia.

 Berikut kesan-kesan yang didapatkan.

Serba "logam"

"Lenovo Vibe Shot ini rancangannya solid dan berkesan profesional," ujar Product Quality Manager Lenovo Indonesia Jimmy Koeswandy sewaktu menyampaikan briefing produk kepada sejumlah wartawan, Jumat (22/8/2015), di kantor Lenovo Indonesia, Wisma BNI 46, Jakarta. 

Memang, saat Kompas Tekno coba menggenggamnya, Vibe Shot terasa "padat" sekaligus agak berat. Bobotnya memang mencapai 145 gram, melebihi smartphone lain dengan ukuran sebanding, seperti misalnya Lenovo A6000 (128 gram).

Tampak Depan dan Belakang

Tampak Atas dan Bawah
Kesan berat tersebut boleh jadi berasal dari penggunaan material logam di beberapa bagian tubuh Vibe Shot, seperti frame di pinggiran perangkat.

Ada juga aksen metal di bagian punggung yang menghiasi seperempat sisi kiri, membentang dari lokasi kamera di atas hingga bawah. 

Keseluruhan elemen di belakang, termasuk LED flash dan logo "Lenovo Vibe" termuat di garis metal penghias ini sehingga memberikan kesan yang clean sekaligus elegan dan maskulin.

Sayang, kedua sisi depan dan belakang Vibe Shot yang berlapis kaca mengilap rentan kotor terkena noda sidik jari. Lap pembersih mutlak disiapkan kalau mau menjaganya agar tetap kinclong sepanjang hari.

Tampak Samping ( kanan)
Tampak Samping (kiri)

Sisi atas dan bawah Vibe Shot masing-masing memuat port jack audio 3,5mm dan konektor micro-USB yang diapit sepasang grill speaker. 

Sekilas, dilihat dari sudut pandang ini, ponsel yang bersangkutan tampak mirip dengan iPhone seri terdahulu yang juga memiliki frame dari logam dengan garis-garis tegas.

Slot micro-SD dan SIM card ditempatkan di sisi kiri, dalam laci khusus yang diakses dengan memakai alat bantu seperti paperclip. 

Vibe Shot menyediakan dua slot SIM card micro-SIM, namun hanya satu yang bisa tersambung dengan jaringan berkecepatan tinggi 4G LTE.

Soal ini, Vibe Shot sudah mendukung ekosistem 4G LTE yang tersedia di Indonesia, termasuk band 3 (1.800 MHz), dan band 8 (900 MHz). Jadi, penggunanya bisa langsung memanfaatkan jaringan seluler berkecepatan tinggi tersebut.

Memori berlimpah

Di balik layarnya yang berukuran 5 inci (1920x1080), Vibe Shot diperkuat prosesor octa-core 64-bit Snapdragon 615 1,7 GHz. 

Vibe Shoot
Bagian prosesor tergolong biasa untuk ukuran ponsel kelas menengah sekarang. Aspek yang terbilang "di luar kebiasaan" adalah jumlah RAM Vibe Shot yang mencapai 3 GB, serta media penyimpanan internal berkapasitas 32 GB, masih ditambah dengan dukungan slot kartu micro-SD hingga 128 GB.

RAM dan storage yang bisa dikatakan cukup berlimpah tersebut menjamin pengguna Vibe Shot tidak akan kekurangan memori, baik untuk menyimpan maupun menjalankan aplikasi.

Performa Vibe Shot sendiri terbilang lumayan tinggi untuk ponsel sekelasnya, dengan skor AnTuTu mencapai kisaran 38.000. 

Kamera ala "DSLR"

Kamera milik Vibe Shot digadang-gadang menjadi fitur andalan yang mampu menyamai kamera di smartphone mahal, bahkan juga kamera DSLR dalam hal opsi pengaturan parameter foto yang disediakan.

"Biasanya kamera berkualitas itu cuma ada di ponsel-ponsel mahal. Nah, dengan Vibe Shot, kami menawarkan kamera yang sama bagusnya di level harga lebih rendah," kata Jimmy.

"Kami coba 'menghajar' mereka dengan kamera Vibe Shot ini," lanjutnya lagi dengan percaya diri.
Vibe Shoot

Untuk mempermudah pengguna dalam menjepret foto, Lenovo membenamkan sebuah tombol shutter fisik di sisi kanan smartphone. Tombol ini akan berada persis di bawah jari telunjuk pengguna ketika ponsel dipakai untuk mengambil gambar dalam orientasi landscape.

Seperti pada kamera digital, tombol shutter Vibe Shot akan menjalankan autofokus ketika setengah ditekan. Penekanan secara penuh akan menjepret gambar.

Persis di sebelahnya, terletak kenop slider berlabel "Auto" dan "Pro". Sesuai dengan namanya, tombol ini berfungsi memindahkan mode pengambilan gambar dari "Auto" ke "Pro" atau sebaliknya secara cepat tanpa harus sibuk menjelajah menu di layar ponsel.

Mode "Pro" alias manual menyediakan akses ke berbagai pengaturan parameter fotografi, termasuk ISO, white balance, dan exposure compensation.

Hasil Camera Lenovo Vibe Shoot

Unit kamera di Vibe Shot sendiri dilengkapi dengan sensor 16 megapixel, berikut triple-LED flash. Mengapa LED flash di ponsel ini berjumlah tiga buah? 

Jimmy beralasan hal tersebut diperlukan untuk menyeimbangkan keluaran cahaya flash dengan ambient light ketika mengambil gambar dalam situasi low-light.

"Satu unit flash akan menghasilkan cahaya yang terlaly terang, sementara dua flash cenderung pucat. Nah, kalau tiga flash hasilnya akan lebih 'real'", ujar dia.

Dalam praktiknya, hasil jepretan Vibe Shot termasuk memadai. Namun relatif tidak istimewa bila dibandingkan ponsel lain, apalagi seri high-end yang disebut-sebut menjadi lawan sebanding ponsel ini. 

Pengguna yang pernah mencoba kemampuan kamera iPhone 6 Plus atau Galaxy S6 Edge agaknya belum tentu keburu terkesan dengan warna-warna jepretan Vibe Shot yang lekas pudar ketika memotret di dalam ruangan.

Pengambilan gambar dengan lampu flash memperlihatkan bahwa triple LED flash milik Vibe Shot mampu menghasilkan cahaya yang merata, dengan kecenderungan warna yang warm (kekuningan). Hal ini sedikit membantu skintone pada subyek manusia terlihat lebih hidupdan cerah.

Perlu ditambahkan bahwa Kompas Tekno belum sempat mencoba hasil foto Vibe Shot di luar ruangan. Kemungkinan besar jepretannya akan lebih baik dibandingkan kondisi indoor.

Lenovo juga memaketkan aksesori flash untuk selfie yang terhubung ke smartphone melalui konektor audio 3,5 mm. Bentuknya mirip dengan ring flash, hanya saja dengan bentuk jauh lebih kecil, sebagaimana bisa dilihat pada gambar di bawah. 

Tertarik? Lenovo membanderol Vibe Shot seharga Rp 5 juta untuk masa pemesanan awal (pre-order) yang berlangsung tanggak 18-31 Agustus 2015. Angka tersebut sudah termasuk aksesori flash selfie  kartu memori micro-SD 32 GB.


Bonus yang Begitu Besar Untuk CEO Apple

CEO Apple Diguyur Bonus Rp 812 Miliar
CEO Apple
Apple menghadiahi Tim Cook dengan saham terbatas sebanyak 560 ribu lembar, sebagai penghargaan atas performa dan pengabdian CEO-nya itu. Jika saham Apple per lembarnya dihargai USD 103,12, maka bonus yang diberikan ke Cook itu bernilai USD 58 juta atau sekitar Rp 812 miliar (USD 1 = Rp 14.000).

Memang, Apple masih 'menahan' sekitar 290 lembar dari total saham tersebut, yang dilakukan untuk memenuhi aturan pajak yang ada di Amerika Serikat. Dan Cook sendiri memilih untuk menyimpan bonusnya itu dalam bentuk saham alias tak mau menjualnya.

Bonus sebesar itu didapat Cook atas performa Apple yang berada di peringkat 46 dari 458 perusahaan. Jika Apple berada di ranking pertengahan, bonus tersebut akan berkurang sebesar 50%, dan tak ada bonus yang diberikan jika Apple berada di posisi yang lebih rendah dari itu.

Dengan tambahan itu, saat ini Cook memiliki lebih dari 1,17 juta saham Apple, yang jika dijual hari ini nilainya akan mencapai USD 121,4 juta. Tak cuma itu, Cook juga masih punya tabungan sekitar 4,7 juta lembar saham Apple.

Ini adalah bagian dari perjanjian saat Cook diangkat menjadi CEO Apple, dan saham tersebut akan diberikan secara bertahap hingga tahun 2021 mendatang.

Ponsel Klasik dari Nokia Dengan Harga Terjangkau

Nokia 222, Ponsel Klasik Murah Meriah
Nokia 222

Di tengah menjamurnya smartphone saat ini, tentu masih ada yang suka memakai feature phone. Ponsel baru yang dirilis Microsoft, Nokia 222, mungkin bisa jadi alternatif bagi mereka yang merindukan ponsel berdesain klasik.

Berjenis feature phone dengan fitur biasa saja, harganya murah meriah. Microsoft membanderolnya hanya USD 37 atau kalau di kurs dolar sekarang sekitar Rp 522 ribu. Apa yang akan dinikmati pengguna dari ponsel sederhana ini?

Nokia 222 memakai software Nokia Series 30+ OS. Layar warnanya seluas 2,4 inch resolusi 320 x 240 pixel. Sedang kamera beresolusi 2 megapixel. Untuk koneksi internet, tidak ada sambungan Wi Fi tapi mendukung koneksi EDGE dari jaringan selular.

Selain itu, tersedia slot microSD, bluetooth, pemutar musik dan baterai 1.100 mAh. Seperti umumnya feature phone, Nokia 222 bisa bertahan hidup cukup lama. Waktu standby dijanjikan bisa mencapai 29 hari. 

Nokia 222 akan dipasarkan di beberapa negara berkembang mulai September. Bagi yang punya beberapa nomor ponsel, ada pilihan Nokia 222 Dual SIM.


Ponsel Motorola Pertama Yang di Pasarkan Lenovo

Nexus 6
Lenovo memastikan akan membawa perangkat Android Motorola ke Indonesia. Vice President Lenovo, Dillon Ye mengatakan bahwa Lenovo bersiap memasarkan produk-produk Motorola ke Indonesia pada akhir tahun 2015 nanti. 

Lalu apa produk-produk pertama Motorola yang akan dihadirkan Lenovo di Indonesia?

Menjawab pertanyaan itu, Dillon menyebut smartphone Nexus 6 sebagai perangkat Motorola pertama yang akan dihadirkan Lenovo.

"Nexus 6 (yang pertama), walau sebenarnya itu adalah kolaborasi dengan Google juga," kata Dillon .

Selain Nexus 6, jam tangan pintar Moto 360 di kategori wearable juga akan mulai dipasarkan di Indonesia secara resmi. "Kami melihat pasar wearable juga prospektif di Indonesia," katanya.

Hadirnya Motorola di Indonesia akan memanfaatkan jaringan retail atau pemasaran milik Lenovo yang telah luas di Indonesia. "Kami akan mengintegrasikan tim penjualan, Lenovo memiliki rantai pemasaran global yang luas," tambah Dillon.

Seperti diketahui, Lenovo telah mengakuisisi unit bisnis mobile Motorola dari Google pada Oktober 2014 lalu. Dengan akuisisi tersebut, maka Lenovo akan menjadi pemilik brand dan teknologi Motorola dan berhak memasarkannya di pasar global.

Dillon juga memaparkan pentingnya Indonesia sebagai pasar Motorola. Sebagai negara dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa, Indonesia sebagai negara berkembang memiliki penetrasi smartphone yang tinggi.

"Dalam tiga tahun ke depan, akan ada 42 juta smartphone, ini akan memperluas pangsa pasar Lenovo di Indoesia yang saat ini mencapai 16 persen," ujarnya.

Selain akan memasarkan produk-produk Motorola, Lenovo juga akan menunjukkan komitmennya ke pasar Indonesia dengan menjaring rekanan yang lebih luas.