Laman

Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2015

Meizu Akan Mewarnai Penjualan di Indonesia

Meizu

Di Indonesia, smartphone buatan Meizu hingga saat ini memang baru tersedia secara online lewat layanan e-commerce. Akan tetapi, dalam beberapa saat mendatang, strategi penjualan Meizu akan bertambah, yakni menjual perangkat secara offline.

Menurut May Wen, Country Manager of Meizu Indonesia, saat ini Meizu sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan retail asal Indonesia untuk memasarkan perangkat buatannya. Sayangnya, ia masih enggan mengungkapkan dengan siapa saja perbincangan tersebut dilakukan.

"Menurut rencana, penjualan offline tersebut dimulai pada pertengahan atau paling tidak akhir bulan Oktober mendatang," ungkap May di sela-sela acara peluncuran Meizu M2 di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Masih menurut May, keputusan membawa produk Meizu ke channel penjualan offline untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, disadari juga bahwa penjualan lewat toko masih lebih digemari ketimbang melalui dunia maya.

"Saat ini, penjualan online di Indonesia masih lebih rendah dari segi pangsa pasar, penjualan offline ini untuk meningkatkan penjualan produk Meizu," tutur May.

Untuk awalnya, strategi penjualan offline ini akan dimulai terlebih dahulu di pulau Jawa. Untuk ke depannya, penjualan tentunya akan diperluas ke pulau-pulau lain di Indonesia.

"Meizu sedang berdiskusi dengan beberapa rekanan. Rencananya, dari hasil diskusi itu, kami akan membangun 17 kantor di pulau lain di luar Jawa," kata May. 

Kantor itu sendiri dikatakannya akan berfungsi sebagai tempat penjualan, sekaligus service center perangkat. 

Berbicara mengenai service center, Meizu saat ini memang belum memiliki service center buatan sendiri. Namun, mereka sudah bekerjasama dengan perusahaan bernama Star Selular untuk kegiatan perbaikan perangkat tersebut. 

Lebih lanjut, May menjelaskan bahwa penjualan offline diprediksi akan sedikit berdampak kepada harga perangkat. Smartphone yang dijual kemungkinan bisa mengalami sedikit kenaikan harga.

"Kami akan berusaha keras untuk menjaga harga produk offline tetap sama dengan online. Tetapi tampaknya akan sulit, harga perangkat kemungkinan sedikit naik," pungkas May.


Sabtu, 29 Agustus 2015

Xiaomi Akan keluarkan 2 Versi Prosesor

Xiaomi
Bocoran perihal niat Xiaomi mengembangkan prosesor mobile sendiri semakin santer terdengar. Informasi terbaru menyebutkan, perusahaan asal China ini akan membuat dua versi prosesor sekaligus.

Salah satu versi prosesor tersebut akan digunakan untuk ponsel kelas low-end Xiaomi, seperti seri Redmi.

Versi kedua dari prosesor tersebut dikatakan akan digunakan di perangkat kelas menengah Xiaomi. Kabarnya, prosesor yang satu ini akan memiliki fitur octa-core atau 8 inti.

Apa tujuan Xiaomi membuat prosesornya sendiri? Perusahaan yang dipimpin oleh Lei Jun ini dikatakan ingin membuat prosesor dengan biaya produksi yang lebih murah lagi. Tujuannya, tentu agar bisa membuat memangkas harga perangkat. Dengan cara itu, ponsel buatan Xiaomi nantinya bisa saja dibanderol lebih rendah dari yang ada saat ini.

Di sisi lain, smartphone high-end mereka, seperti Mi4 atau Mi5, akan tetap memakai prosesor flagship buatan Qualcomm. Xiaomi sendiri belum mengumumkan atau memberikan bantahan terkait desas-desus prosesor produksi mereka.

Bila kabar tersebut benar, Xiaomi akan menambah panjang daftar perusahaan smartphone yang mulai membuat prosesor sendiri. Beberapa waktu lalu, Samsung, Huawei sudah mulai mewujudkan langkah serupa.

Ditambah lagi Apple yang sudah lama menggunakan chipset hasil rancangan sendiri untuk semua gadget mereka.

Xiaomi sendiri digosipkan sudah akan melepas perangkat dengan chip buatannya sendiri itu pada awal tahun 2016 mendatang.


Jumat, 28 Agustus 2015

Gampangnya Menebak Password Pola Pada Android

Ilustrasi Patern

Selain nomor PIN dan pemindai sidik jari, ponsel Android juga menyediakan kunci pengaman lain dalam bentuk "pattern lock" (Android Lock Pattern/ ALP) alias menggambar pola segaris dengan menghubungkan 9 titik di layar.

Tapi metode ini ternyata rentan dibobol karena pola yang dibikin gampang ditebak. Hal tersebut diungkapkan oleh hasil sebuah studi yang dilakukan oleh Marte Loge dari Norwegian University of Science and Technology.

Loge mengumpulkan hampir 4.000 sample pola ALS sebagai bagian dari riset yang dilakukannya untuk menulis tesis.

Dia menemukan bahwa sebagian besar dari pola-pola tersebut rupanya berbentuk mirip. Sebanyak 77 persen pola dimulai dari salah satu pojokan. Hampir setengah (44 persen) di antaranya mengambil posisi start di pojok kiri atas.

Lebih lanjut, sekitar 10 persen membuat pola berbentuk huruf seperti "N" atau "O" seperti dalam gambar di atas. 

Temuan Loge itu kemudian dipresentasikan dalam konferensi PasswordsCon di Las Vegas.

"Manusia bisa diprediksi," katanya saat berbicara di panggung. "Kita punya pertimbangan yang sama saat membuat kunci pola, seperti (yang juga digunakan) di kode PIN."

Kunci ALP bisa membuat pola yang menghubungkan hingga 9 titik di layar. Angka maksimum ini akan menghasilkan kemungkinan kombinasi hingga 389.112 buah sehingga seharusnya sukar ditebak.

Tapi banyak di antara pengguna yang membuat pola dengan menghubungkan hanya 4 titik sehingga kemungkinan kombinasi yang muncul hanya 1.624 buah.


Dollar Naik, Produsen Asus Malah Gempar Berikan Harga Miring

Zenfone 2

Menguatnya nilai mata uang dollar AS terhadap rupiah, memang akan membuat harga beberapa produk milik Asus naik. Uniknya, malah ada satu perangkat yang akan mengalami penurunan harga, produk tersebut adalah ZenFone 2. 

Secara mendetail, seri ZenFone 2 yang akan mendapatkan pemotongan harga adalah ZE551ML. Ini merupakan perangkat yang telah dilengkapi dengan RAM sebesar 4 GB dan media penyimpanan internal 32 GB.

Selain itu, ia dipersenjatai prosesor Intel Atom quad-core Z3580 2,3 GHz, kamera utama 13 megapiksel, kamera depan 5 megapiksel, dan layar 5,5 inci (1920x1080).

Besarnya pemotongan untuk perangkat tersebut adalah Rp 300.000. Itu artinya, calon konsumen bisa mendapatkan ZenFone 2 dengan harga Rp 3.699.000. Harga awal dari produk tersebut adalah Rp 3.999.000.

Tidak diketahui sampai kapan harga baru tersebut akan berlaku. Namun, menurut bocoran yang didapatkan KompasTekno dari sumber dalam, harga itu kemungkinan akan menjadi banderol harga tetap.

"Kemungkinan, harganya akan permanen," kata sumber yang menolak disebutkan identitasnya, beberapa waktu lalu.

Pemotongan harga itu sendiri diadakan sebagai perayaan keberhasilan Asus meraih posisi kedua di industri smartphone Indonesia.

Hingga tutup tahun 2014, menurut Country Product Leader Asus Indonesia Juliana Chen, Asus berhasil memasarkan lebih dari 1,4 juta unit smartphone di Indonesia.

"Tren ini juga terus meningkat. Di kuartal pertama 2015, Asus masih berada di posisi ketiga. Namun, pada Q2 2015, Asus naik ke posisi kedua dan menguasai 14,91 persen pasar," ujar Juliana

"Bahkan di satu kuartal ini saja, Asus mendekati total penjualan sepanjang tahun 2014 lalu," tambahnya.


Kamis, 27 Agustus 2015

LG G4 Unggul Di Kamera Yang Menawan

LG G4

Vendor smartphone Korea, LG sedang mencari jalan untuk kembali ke jalur kesuksesan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan meluncurkan smartphone flagship-nya pada tahun 2015 ini, LG G4.

Banyak harapan tinggi yang dibebankan LG kepada G4, karena smartphone tersebut menjadi andalannya di segmen high-end, bersaing dengan Samsung Galaxy S6 atau bahkan iPhone 6.

Lalu, mampukah G4 memenuhi tugas berat yang dibebankan LG? Atau setidaknya tampil lebih baik dari para pendahulunya. Berikut ulasan KompasTekno.

Desain

LG G4 memiliki desain layar yang sedikit cekung. LG mengatakan dalam peluncurannya layar tersebut akan memberikan ergonomi yang nyaman saat smartphone digenggam, atau saat ditempelkan di telinga saat menelepon.

Lengkungan dalam LG G4 tidak terlalu ekstrim, seperti yang dipakai LG dalam lini G Flex 2. Karena itu kelengkungan tersebut mungkin jarang terlihat saat seseorang melihatnya dari depan.

Karena desain yang sedikit cekung itulah maka permukaan layar G4 yang menggunakan materi Gorilla Glass 4 tidak akan menempel sepenuhnya saat smartphone diletakkan terbalik.

LG G4 di Design sedikit melengkung
LG G4 memiliki ukuran layar 5,5 inci. Namun karena LG menempatkan tombol softkey khas Android, yaitu tombol Home, Back dan Menu, ditambah tombol Dual Screen di deretan bawah layar, maka layar utama jadi terpotong.

Tidak ada tombol fisik yang nampak di wajah smartphone. Begitu juga di bagian sisi-sisi yang biasanya bertengger tombol daya (lockscreen) dan volume di smartphone Android pada umumnya. 

Alih-alih, LG menempatkan tombol tersebut menjadi satu di punggung smartphone. Tombol daya (lockscreen) berada di tengah diapit oleh tombol volume Up and Down yang mengapit di bagian atas dan bawahnya.

Bagi yang terbiasa menggunakan tombol fisik di samping, mungkin akan butuh waktu untuk penyesuaian. Pengalaman KompasTekno, agak sulit untuk membedakan mana tombol locksreen dan mana tombol volume saat diraba dengan jari telunjuk.

Sementara itu, port audio 3,5 mm dan port micro USB terdapat di sisi bawah smartphone.

LG G4

LG G4
Sebenarnya, LG G4 memiliki varian cover bagian belakang yang dilapisi dengan bahan kulit yang dijahit secara eksklusif, namun unit yang diterima KompasTekno adalah varian cover plastik dengan corak Diamond Cut.

Ada empat pilihan warna untuk pembungkus punggung G4 berbahan kulit. Di antaranya hitam, coklat, krem, dan merah. Selain berbahan kulit, adapula bahan lain yang bisa dipilih untuk cover G4, yakni Ceramic White, Metallic Gray dan Shiny Gold.

Spesifikasi

LG G4 hadir dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Smartphone ini memiliki layar ukuran 5,5 inci dengan resolusi Quad HD (1.440 x 2.560 piksel) dan teknologi layar IPS Quantum.

Resolusi layar LG G4 sama dengan resolusi Samsung Galaxy S6, namun lebih tinggi dibandingkan dengan resolusi layar HTC One M9 dan iPhone 6 dan 6 Plus dengan resolusi Full HD (1080 x 1920).

Tingkat kerapatan piksel LG G4 mencapai 538 ppi dan dilengkapi dengan fitur lapisan anti gores Gorilla Glass 4.

Dari segi "jeroan", LG G4 dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 808 buatan Qualcomm. Pilihan chipset ini terlihat berbeda ketimbang smartphone flagship buatan vendor lain yang mengusung chipset Snapdragon 810. 

Kemungkinan, LG mencoba bermain aman karena pada saat diperkenalkan oleh Qualcomm pertama kali, chipset Snapdragon 810 mengalami kendala yang mudah cepat panas.

Dalam hal kamera, LG G4 mengusung sensor resolusi 16 megapiksel buatan Sony. Diafragma lensa yang dimiliki kamera LG G4 tergolong lebar, f/1,8 ditambah dengan fitur optical image stabilization (OIS) generasi kedua. 

Selain memiliki setting pemotretan manual, LG G4 juga bisa menghasilkan foto format RAW.

Bagi pecinta selfie, G4 menyediakan kamera 8 megapiksel dengan peningkatan kontrol gestur dan dapat membidik banyak selfie sekaligus.

Untuk memori, G4 dibekali dengan RAM 3 GB dengan penyimpanan internal 32 GB. Tak hanya itu, G4 menyediakan penyimpanan Google Drive gratis sebanyak 100 GB selama dua tahun.

Performa

menguji LG G4 dengan menjalankan tes Antutu Benchmark untuk mengetahui skor-nya dibanding perangkat Android lain.

Selain itu, KompasTekno juga menjalankan pengujian PCMark for Android untuk mengetahui daya tahan baterainya.

Dari segi performa, menurut Antutu, LG G4 memiliki skor cukup tinggi, 48.946. Skor tersebut menempatkan LG G4 di atas Galaxy Note 4 dan Asus Zenfone 2, HTC One M8, serta Xiaomi Mi4.

Sementara dalam uji ketahanan baterai, LG G4 memiliki rating baterai sekitar 6 jam 30 menit berdasar hasil uji Work Battery Life di aplikasi PCMark Android. Daya tahan baterai ini setara dengan HTC One M9, namun tertinggal dari Samsung Galaxy S6 yang memiliki rating sekitar 7 jam. 

Untuk masa pengisian baterai, LG G4 baru penuh diisi ulang dalam waktu sekitar 2 jam. Sementara, Galaxy S6 memiliki waktu isi ulang baterai yang lebih cepat, sekitar 70 menit.

Hasil Antutu 

Perbandingan Denga Xiaomi Mi4

Kamera

Kamera adalah salah satu fitur unggulan G4. Dengan sensor kamera 16 MP, G4 diklaim mampu menyaingi kualitas kamera DSLR. Bukaan diafragma lensa f/1,8 yang sedikit lebih besar dibandingkan lensa yang diusung Samsung Galaxy S6 (f/1,9) diklaim LG memungkinkan cahaya masuk 80 persen lebih banyak ke sensor sehingga tak perlu khawatir dengan kondisi lowlight.

Bukaan lensa f/1,8 milik LG G4 ini juga lebih besar dibandingkan dengan lensa yang diusung iPhone 6 dan HTC One M9, yaitu f/2,2. Selain mampu menerima cahaya lebih banyak, bukaan yang lebar juga memungkinkan membuat foto dengan DOF (depth of field) yang dalam, atau background terlihat lebih blur, efek yang banyak disukai fotografer.

Kamera G4 juga diperkuat oleh optical image stabilization (OIS) generasi kedua yang diusung. Dengan OIS 2.0 ini, kamera bisa lebih stabil menghadapi goncangan tangan saat membidik gambar. Sehingga fokus gambar dapat terjaga.

Modul laser fokus yang ditambahkan LG di bagian belakang juga diklaim mampu memberikan waktu fokus yang cepat. Namun dalam praktiknya di lapangan, KompasTekno merasakan kecepatannya biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan smartphone sekelasnya.

Untuk pertama kalinya, G4 juga menyediakan penyetelan manual yang tergolong komplit. Pengguna dapat menyetel sendiri fokus, shutter speed, diafragma, ISO, exposure, dan white balance untuk tiap pembidikan. Bahkan terdapat setting white balance Kelvin (2.400 - 7.400). Pengalaman ini bagaikan menjajal kamera profesional.

Selain kamera utama, G4 juga menyematkan kamera depan 8 MP bagi mereka yang suka selfie. Dengan kontrol gestur, selfie dapat dilakukan sebanyak 4 kali berturut-turut.

Fitur "Voice Shutter" pada software kamera LG G4 memungkinkan pembidikan yang lebih cepat dan mudah dengan perintah suara. 

Dalam hal kualitas foto, G4 mampu menghasilkan foto yang tajam. Saat pemakaian di siang hari, foto cenderung terlihat over-expose, terlihat warna langit yang cenderung putih. 

Kekurangan ini bisa diatasi dengan menggunakan mode HDR. Rentang dinamis kamera menjadi lebih lebar sehingga mampu mempertahankan area berbayang dan terang, walau nampak sedikit kurang natural.

Dalam kondisi indoor, atau minim cahaya, bintik foto mulai terlihat di setting ISO 1500 ke atas. Foto dengan ISO maksimal 7500 terlihat berbintik kasar dan detilnya pun berkurang.

Hasil Kamera LG G4
Kesimpulan

LG G4 adalah smartphone Android dengan bobot yang ringan dan antarmuka yang cepat, sebagaimana ciri smartphone high end lainnya.

Perubahan tata letak tombol fisik yang dianut oleh LG mungkin membutuhkan penyesuaian bagi pengguna smartphone Android.

Daya tahan baterai tergolong rata-rata smartphone high-end lainnya yang ada di pasaran saat ini.

Dengan G4, LG nampaknya lebih serius menggarap sektor kamera. Banyaknya fitur dan pilihan setting Manual yang diberikan bisa menjadikan LG G4 sebagai kamera cadangan oleh fotografer.

Smartphone ini cocok bagi mereka yang mencari fitur kamera yang komplit.



Tablet Asus Resmi Masuk Pasar Indonesia

ZenPad 7.0
 Asus menunjukkan keseriusannya bermain di pasar tablet Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Asus langsung merilis dua seri tablet terbarunya yang masuk ke keluarga ZenPad 7.0, Kamis (27/8/2015).

Kedua perangkat yang sama-sama memiliki bentang layar 7 inci tersebut masing-masing memiliki nama ZenPad C Z170CG dan ZenPad 370. 

Untuk mudahnya, ZenPad CZ170CG akan disebut sebagai ZenPad C 7.0. Sedangkan sang kakak, Z370 akan disebut sebagai ZenPad 7.0.

"Lahir" bersamaan, kedua perangkat tersebut tidak memiliki perbedaan dari segi desain. Keduanya memiliki ujung yang sedikit membundar dan casing plastik bergaya kulit di bagian belakangnya.

Menurut Pratiwi Winata, Tablet Product Manager Asus Indonesia, sebenarnya ada sedikit perbedaan. ZenPad 7.0 akan hadir dengan desain sedikit lebih premium. Nantinya, ia akan langsung dilengkapi dengan cover kulit, mirip seperti dompet.

ZenPad 7.0

Selain itu, casing bagian belakangnya pun bisa diganti-ganti dengan lima pilihan warna. Ada juga casing yang dilengkapi baterai 3.450 mAh dan audio cover (cover yang dilengkapi speaker 5.1) dengan tambahan baterai 2.500 mAh.

"Untuk ZenPad C 7.0, casing belakangnya tidak bisa diganti," ujar Pratiwi dalam acara peluncuran ZenPad 7 di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Untuk urusan layar, keduanya sama-sama menggunakan layar IPS 7 inci, tetapi dengan dukungan resolusi yang berbeda. ZenPad C 7.0 mendukung resolusi 1.024 x 600 WVGA dan ZenPad 7.0 mendukung 1.280 x 800 piksel WXGA.

Kedua layar tersebut memiliki sudut penglihatan sebesar 178 derajat. "Pengguna bisa melihat gambar dengan lebih jelas dari berbagai arah," tutur Pratiwi.

Dari bagian "otak", kedua seri tersebut menggunakan prosesor Intel terbaru, yakni Intel Atom X3-C3230RK (arsitektur Sovia) berkecepatan 1 GHz quad-core 64-bit. 

Kelengkapan lain dari ZenPad C 7.0 adalah RAM 1 GB, media penyimpanan internal 8 GB, dukungan kartu micro SD hingga 128 GB, kamera depan 0,3 megapiksel, kamera belakang 2 megapiksel, dukungan dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Sementara itu, ZenPad 7.0 dibekali RAM 2 GB, media penyimpanan internal 16 GB, dukungan kartu Micro SD hingga 64 GB, kamera depan 2 megapiksel, kamera belakang 5 megapiksel, dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Keduanya berjalan di sistem operasi Android 5.0 yang dipercantik dengan tampilan antarmuka Zen UI.

ZenPad C 7.0 akan dijual dengan banderol harga Rp 1,8 juta dan ZenPad 7.0 memiliki label harga Rp 2,2 juta. Keduanya akan tersedia dalam waktu dekat ini di Indonesia.


Mantan CEO Apple Terjun Dengan Amada Barunya

obi Worlphone
Mantan CEO Apple John Sculley membuat perusahaan smartphone bernama "Obi Worldphone". Menyasar pasar menengah ke bawah, merek tersebut hadir pertama kali dengan dua produk, yakni SF1 dan SJ1.5.
Keduanya berada pada kisaran harga di bawah 200 dollar AS. Walau harga produknya murah, Obi Worldphone beritikad menghadirkan desain unik untuk tiap produk.

"Kami berkomitmen untuk menjadi pemimpin desain untuk smartphone," kata Sculley.

Dengan visi tersebut, Obi Worldphone percaya diri dapat berkompetisi dengan vendor kenamaan seperti Apple dan Samsung. Menurut Sculley, perusahaan besar cenderung bergerak lebih lambat karena skalanya sudah besar.

"Obi Worldphone adalah startup baru yang masih segar dan bisa dengan cepat berinovasi dalam desain dan komponen-komponen lainnya," ia mengklaim.

SF1 adalah smartphone 5 inci yang tubuhnya dilapisi kaca fiber. Koneksinya sudah mendukung 4G/LTE. Adapun kamera depan dan belakang sebagai pelengkap fitur.

Semua kemampuan itu berjalan di atas prosesor Snapdragon 615, didukung RAM 2 GB dan kapasitas penyimpanan 16 GB. Harganya 199 dollar AS (Rp 2,8 juta).

Sedangkan versi lebih murah adalah SJ1.5 yang hadir dalam warna merah, hitam dan putih. Konektivitas ponsel ini baru mencapai 3G/HDSPA dan berjalan pada prosesor quad-core dari MediaTek. Harganya 129 dollar AS (Rp 1,8 juta).

Kedua ponsel memiliki dua slot kartu SIM. Beberapa negara awal yang bisa segera menjajal ponsel ini pada peluncuran Oktober mendatang antara lain Indonesia, Vietnam, Thailand, Saudi Arab, Kenya, Pakistan dan India.


Rabu, 26 Agustus 2015

Kini Beli Aplikasi Berbayar Tidak Usah Repot

Play Store

Sebelumnya, pengguna Android di Indonesia harus memiliki kartu kredit untuk  membeli aplikasi maupun komponen game berbayar (in-app purchase) di Google Play Store. Kini hambatan tersebut mulai terurai, setidaknya untuk untuk pengguna Indosat.

Awal Desember lalu, Indosat memang telah mengumumkan ketersediaaan fitur carrier billing untuk semua pelanggannya yang menggunakan Android. 

Fungsi carrier billing ini memungkinkan pembelian aplikasi/konten dimasukkan dalam tagihan bulanan pelanggan pascabayar atau potong pulsa untuk pengguna prabayar. 

Syarat untuk bisa menggunakan opsi ini adalah memiliki akun Gmail serta nomor operator tertentu, saat ini baru berlaku untuk Indosat, yang sudah menerima carrier billing. 

Setelah diaktifkan, metode potong pulsa ini bisa dipakai untuk membeli berbagai aplikasi, buku dan majalah digital yang terdapat di Google Play Store maupun In-App Purchase dalam game dengan cara potong pulsa.

Bagaimana caranya mengaktifkan carrier billing itu? Berikut ini panduan  untuk mengaktivasi sistem potong pulsa menggunakan operator Indosat.

1. Pertama bukalah Google Play Store dari gadget Android yang Anda gunakan lalu klik menu "hamburger" yang ada di kiri atas layar. Kemudian, pilih tab "My Account".

Play Store

2. Opsi Payment Methods akan terbuka dan di dalamnya terlihat pilihan metode pembayaran: Add credit or debit card, Enable [carrier] billing, dan Redeem. Pilih opsi Enable [carrier] billing.

Play Store
3. Setelah memilih opsi Enable Carrier Billing, akan muncul pemberitahuan verifikasi akun. Anda pun akan diminta memasukkan nomor telepon, nama serta alamat. Setelah mengisi semua data itu, pilih opsi Save.
Play Store
4.Selanjutnya akan ada pemberitahuan via SMS yang dikirimkan ke nomor yang Anda daftarkan.

Contoh
Setelah melalui langkah-langkah tersebut, pengguna sudah bisa membeli aplikasi, game, majalah, buku maupun In-App Purchase menggunakan metode potong pulsa. 

Contoh In-App Purchase yang bisa dibeli antara lain berupa stiker dalam Path, perpanjangan layanan WhatsApp, dan item-item yang dijual dalam game atau aplikasi.

Play Store


Android Selfie dari Mito Dengan Harga Murah

Mito A330 dan A18

Vendor ponsel lokal, Mito juga menangkap tren "selfie" di tanah air dengan meluncurkan dua Android fitur kamera putar, yang masuk dalam keluarga Fantasy Selfie 2. Keduanya adalah Mito A330 dan A18.

"Smartphone selfie saat ini peminatnya memang cukup tinggi, dan memang sedang menjadi tren, Mito ikut dalam tren yang sedang berkembang sekarang," ujar Joshua Wisnu Wardhana, Marketing Manager Mito saat acara peluncuran di Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Ada dua alasan mengapa Mito menyebutnya sebagai smartphone selfie, yang pertama adalah resolusi kamera yang cukup tinggi untuk kamera depan. Mito A330 memiliki resolusi kamera 12 megapixel sementara A18 dengan resolusi 8 megapixel.

Yang kedua, Mito juga berinovasi dengan membuat kamera putar, sehingga kamera belakangnya juga berfungsi sebagai kamera depan saat diputar. Modul lensa kamera di bagian atas smartphone bisa diputar ke depan dan belakang untuk mempermudah selfie.

Kamera juga bisa langsung aktif saat pengguna memutar kamera ke arah depan dan langsung bisa digunakan.

Selain itu, Mito juga berinovasi dari segi fitur dengan menambahkan teknologi Voice Capture, Face Detection, dan Smile Recognition. Dengan fitur ini, kamera bisa langsung menjepret saat pengguna mengucapkan kata tertentu atau saat tersenyum.

Mito A330 memiliki spesifikasi layar 4,7 inci dengan prosesor Cortex A7 Quad Core 1,3 GHz, RAM 1 GB, penyimpana internal 8 GB, baterai 1700 mAh, dan menjalankan Android 4.4 KitKat. Smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 1,4 juta.

Sementara Mito A18 dengan layar 4 inci memiliki spesifikasi yang sama, hanya saja penyimpanan internalnya lebih kecil, yaitu 4 GB, dengan baterai kapasitas 1500 mAh. Mito A18 dijual dengan harga Rp 900.000.


Senin, 24 Agustus 2015

Tas Ransel Generasi Baru Ini Mantap Akan Kegunaannya

iBackpack

Sebuah perusahaan rintisan membuat proyek tas punggung (backpack) pintar yang dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti GPS, koneksi USB, serta WiFi, bahkan ada powerbank.

iBackpack, begitu produk tas punggung tersebut diberi nama, saat ini sedang melakukan kampanye penggalangan dana di situs Indiegogo. 

Sebelum bergabung dengan Indiegog, iBackpack menggalang dana sendiri melalui halaman Facebook resminya yang saat itu mencapai 200.000-an lebih pendukung.

Penggalangan dana dan sesi pre-order diharapkan selsai pada awal tahun 2016 mendatang, dan ransel pintar itu akan mulai diproduksi dan dikirim ke pendukungnya.

CEO iBackpack, Doug Monahan, Senin (24/8/2015) percaya bahwa tas punggung pintar buatannya itu bisa merevolusi penggunanya, baik mahasiswa atau profesional bisnis, agar selalu terhubung dan menggunakan internet setiap saat dimanapun berada.

Apa hebatnya tas punggung pintar ini? Mengapa bisa disebut sebagai tas punggung revolusioner dan membuat penggunanya selalu terhubung dengan internet?

Di tas punggung dengan lebar 14 inci dan tinggi 19 inci tersebut iBackpack menyematkan berbagai fitur tekologi, di antaranya adalah baterai lithium 40.000 mAh yang diklaim bisa mengisi ulang empat perangkat iPad dan empat konektor USB yang bisa dipakai untuk mengisi ulang gadget.

Selain itu masih ada pula dukungan WiFi hotspot 4G pribadi, speaker bluetooth, serta sistem GPS dan proximity locator yang memastikan pengguna bisa mengetahui dimana lokasi tas punggungnya berada.

Ini Cara Agar Batre smartphone Kalian Bisa 4x Lebih Tahan

Batre

Wang Changan dari Universitas Tsinghua, Beijing dan Li Ju dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, menemukan sebuah teknologi baru yang bisa membuat baterai lebih awet. Bahkan baterai diperkirakan bisa dipakai empat kali lebih lama.

Meskipun disebut tahan lebih lama, ini bukan berarti baterai tersebut bisa terus-terusan mengalirkan daya lebih besar dari kapasitasnya saat ini. Teknologi yang dimaksud sebenarnya membuat baterai dapat terus digunakan, kalau sebelumnya setahun sudah rusak maka ini membuatnya jadi tahan dipakai selama empat tahun.

kedua peneliti tersebut menemukan teknologi ini secara kebetulan. Awalnya mereka cuma mencari tahu cara mengupas lapisan oksidasi pada nano partikel alumunium.

Saat sedang belajar, merea justru menemukan cara untuk melindungi nano partikel itu dengan lapisan titanium oksida, sebuah bahan penghantar listrik. Hasilnya berupa alumunium oksida yang terlindung dalam lapisan titanium oksida. Bahan tersebut bisa dipakai sebagai pengganti anoda berbahan grafit.

Grafit sendiri sebenarnya sudah lama digunakan sebagai anoda dalam baterai. Biasanya, bahan ini akan melebar dan berkontraksi untuk menghantarkan ion lithium.

Sayangnya, proses alami itu justru mengakibatkan kualitas baterai berkurang. Kapasitas maksimumnya pun turut mengecil seiring usia penggunaan, hingga paling parah, baterai akan mati.

Nah, lapisan titanium oksida yang ditemukan oleh kedua peneliti itu lebih kuat menahan siklus alami tersebut. Lapisan temuan mereka tidak akan rusak sehingga umur baterai lebih panjang.

Sayangnya hingga kini tak diketahui kapan teknologi tersebut bisa diterapkan pada smartphone atau perangkat genggam lain. Jika sudah tersedia, mungkin saja baterai ponsel jadi jarang rusak.

Selasa, 18 Agustus 2015

Marshmallow Sistem Android Terbaru

Android
Google akhirnya mengeluarkan nama resmi Android 6.0, sistem operasi yang jadi penerus Lollipop. Selain pergantian nama, raksasa internet itu juga menyamatkan sejumlah fitur baru seperti dukungan pemindai sidik jari, mode penghematan baterai serta izin penggunaan aplikasi model baru.

Nama Android 6.0 ini terungkap saat Vice President of Engineering Android, Dave Burke mengunggah sebuah foto patung robot hijau. Seperti biasanya, patung tersebut memang dibuat khas sesuai dengan tema yang sedang diusung, dan kali ini robot tersebut terlihat sedang menggenggam marshmallow.

Para developer yang ingin mengembangkan atau mengoptimalkan aplikasi mereka sudah bisa mengunduh final preview Android Marshamallow.

Sebelumnya, pada Mei tahun ini, Google telah resmi mengumumkan berbagai fitur yang disematkan dalam Android tersebut. Hanya saja waktu itu namanya masih dirahasiakan sebagai "M".

Fitur-fiturnya antara lain berupa penguatan sistem keamanan, sehingga pengguna bisa memilih untuk menolak atau menerima permintaan akses keamanan dari aplikasi yang dipasang ke perangkatnya.

Aplikasi yang sudah dipasang di ponsel tidak akan bisa sembarangan mengambil informasi lokasi atau kamera, tanpa mendapatkan izin terlebih dulu.

Mereka juga memperbarui peramban Chrome dengan fitur bernama Custom Tabs. Fitur ini berguna agar pengembang aplikasi bisa menyematkan halaman web dalam aplikasi mereka.

Kemudian disebutkan juga soal fitur bernama Doze, yaitu sebuah pengelola daya yang dipakai ponsel. Misalnya, jika ponsel sedang tidak digunakan sama sekali, Doze akan otomatis mematikan aplikasi yang aktif.

Android Marshamallow ini juga dibekali dengan dukungan terhadap pemindai sidik jari, menyederhanakan pengendalian volume juga dukungan untuk USB tipe C.


Bocoran Desain Body Ponsel Nexus Terbaru Buatan Huawei

Nexus 6
ocoran desain body ponsel Nexus terbaru buatan Huawei bocor dan tersebar di dunia maya. Ponsel itu disebut sebagai Nexus 6 dan terlihat memiliki pemindai sidik jari yang disematkan di casing belakangnya.

akun Twitter @OnLeaks yang dikelola oleh Steve Hemmerstoffer mendapatkan foto desain Nexus 6 ini. Foto tersebut berasal dari blueprint perangkat yang sebenarnya ditujukan pada produsen aksesori.

@OnLeaks Pemindai sidik jari pada casing belakang Huawei Nexus 6
Huawei Nexus 6 diperkirakan memiliki dimensi tinggi sekitar 159,5 milimeter dan lebar sekitar 78,3 milimeter, termasuk tombol volume yang berada di tepinya. Foto tersebut juga memperlihatkan layar berukuran 5,7 inci.

Desas-desus yang beredar mengungkap bahwa Huawei membuat dua versi Nexus 6. Versi pertama memiliki ukuran 5,7 inci seperti bocoran ini, sedangkan versi kedua berukuran 5,5 inci.

Nexus terbaru diprediksi bakan meluncur pada Oktober atau November mendatang dengan sistem operasi Android Marshamallow. Namun tidak diketahui ponsel ukuran manakah yang akan benar-benar diluncurkan saat itu.

Selain Huawei, ada kemungkinan Google juga menunjuk LG untuk membuat ponsel Nexus terbaru. Bentuknya berupa pembaruan dari seri Nexus 5, dengan tambahan sensor pemindai sidik jari.


Senjata Lipat Samsung, Didukung Prosesor Tinggi

Ponsel Lipat Samsung Dipersenjatai Snapdragon 808
Samsung SM-G9198
Di luar gegap gempita Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge+, Samsung sebenarnya masih punya satu kejutan. Yakni sebuah ponsel flip yang dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 808.

Samsung mengungkap ponsel lipat Android terbarunya yang memiliki nama SM-G9198. Sayangnya, ponsel filp anyarnya itu eksklusif diperuntukkan hanya bagi pasar gadget Tiongkok.

Ya, ponsel dengan jenis seperti ini memang masih memiliki pasar yang sangat besar di Asia. Sayangnya, kebanyakan ponsel flip Android yang beredar hanya dibekali spesifikasi menengah. Untuk menjadi pembeda, maka Samsung kemudian membekali ponsel flipnya dengan jeroan dan fitur yang mewah.

handset ini hadir dengan layar Super AMOLED 3,9 inch (1.280x768 pixel). Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, layar perangkat ini terbagi menjadi dua, yakni ketika Anda membuka dan menutupnya. Ketika ditutup, layar ini bisa menampilkan informasi berupa jam dan notifikasi.

Untuk urusan dapur pacu, SM-G9198 diperkuat dengan prosesor serupa yang dipakai oleh LG pada perangkat G4 miliknya, yakni Qualcomm Snapdragon 808. Sayang, belum ada bocoran mengenai berapa besaran RAM yang dipakai. Namun kuat dugaan bahwa Samsung akan membenamkan RAM 2 GB pada perangkatnya.

Walau kapasitas memori internalnya hanya 16 GB, tapi Samsung membekali perangkatnya dengan slot microSD yang dapat diekspansi hingga 128 GB. Pasokan daya perangkat ini tidak terlalu besar, dimana ia hanya memiliki baterai berkapasitas 2.020 mAh yang diklaim mampu bertahan 189 waktu stand-by.

Masuk ke sektor hiburan, SM-G9198 dilengkapi dengan kamera utama 16 MP dengan bukaan f/1.9 dan kamera depan 6 MP yang bisa dipakai untuk selfie dan video call. Belum jelas apakah Samsung akan mengedarkannya di luar Tiongkok, mengingat ponsel jenis ini kerap mengalami kegagalan di pasar barat.


Senin, 17 Agustus 2015

Samsung Note 5 Meluncur Dengan RAM 4GB

Samsung Note 5
Ketika meresmikan kehadiran Galaxy Note 5 dalam sebuah acara di New York, AS, akhir minggu lalu, Samsung menyebutkan bahwa "phablet" tersebut dibekali dengan memori utama alias RAM (Random Access Memory) berkapasitas 4 GB, jumlah terbesar yang pernah ditanamkan dalam gadget mobile Samsung.

Sebenarnya apa perlunya kapasitas RAM yang berlimpah? Pengamat gadget Lucky Sebastian dari komunitas Gadtorade berbagi pandangan mengenai hal ini.

"Pengguna smartphone masa kini menjalankan banyak aplikasi yang memakan tempat pada RAM, misalnya saja aplikasi media sosial yang terus berjalan di latar belakang. Ini bisa membuat kinerja ponsel terhambat apabila kapasitas RAM sampai terpakai semua.

RAM, kata Lucky, tak ubahnya "jalan raya" untuk menjalankan "mobil" (aplikasi). Saat sebuah aplikasi dijalankan, data-data program akan diambil dari media penyimpanan atau internal storage, seperti mobil yang dikeluarkan dari garasi untuk dipakai di jalanan.

"Saat jalanan ini penuh, maka mobil yang baru berjalan tak bisa masuk. Mobil (aplikasi) lain harus dipinggirkan dulu untuk sementara. Proses inilah yang menghambat kinerja dan menghasilkan lag," kata Lucky memberi perumpamaan.

Dengan menyediakan RAM sebesar 4GB, maka Samsung memperlebar "jalanan" untuk aplikasi sehingga pengguna bisa menjalankan lebih banyak program sekaligus tanpa mengalami lagging. 

Lucky menambahkan bahwa gadget seri Galaxy Note memang membutuhkan RAM dalam jumlah besar mengingat perangkat yang bersangkutan harus senantiasa menjalankan aplikasi-aplikasi pendukung untuk stylus S Pen. 

"Karena itu, dengan menyediakan RAM 4 GB, pengalaman pengguna dalam memakai Galaxy Note 5 bisa dibuat menjadi lebih nyaman," tutupnya.

Minggu, 16 Agustus 2015

Game Tebak Gambar Ikut Merayakan HUT RI yang ke 70

Tebak Gambar

Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70, Kardus Imajinasi selaku pengembang game Tebak Gambar membuat acara khusus yang akan digelar di hari tersebut.

Acara Hari Kemerdekaan yang dibuat oleh Tebak Gambar mengajak pemain untuk memainkan game pada 17 Agustus mendatang, dengan gambar-gambar bertema perjuangan dan kemerdekaan. 

Selain itu, pemain tebak gambar juga bisa berfoto selfie melalui aplikasi Tebak Gambar dengan bingkai khusus bertema kemerdekaan RI.

Selain membuat acara khusus di game Tebak Gambar, Kardus Imajinasi yang fokus mengembangkan game asah otak ini juga menghadirkan event yang sama di game Matching Images.

Matching Images adalah hasil kerja sama Kardus Imaji dengan pengembang game asal Singapura, Funkata yang sukses dengan game Hungry Ray.

"Meskipun bekerja sama dengan developer game luar, semangat nasionalisme tetap kami hadirkan dengan memberikan soal-soal bertemakan Indonesia," demikian keterangan tertulis Kardus Imaji.

Matching Images baru diluncurkan di toko aplikasi Play Store dan App Store sejak bulan Juli lalu dan telah diunduh lebih dari 5.000 kali.

Kamis, 13 Agustus 2015

Hari ini Samsung Resmi Perkenalkan Punggawa Baru S6 Edge Plus dan Note 5

Note 5 dan S6 Edge Plus

Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus. Keduanya merupakan "phablet" model terbaru dari pabrikan gadget Korea Selatan tersebut yang sama-sama mengusung ukuran layar 5,7 inci. 

Direktur Pemasaran Produk Samsung Amerika Serikat Drew Blackard menerangkan bahwa baik Galaxy Note 5 maupun Galaxy S6 Edge Plus sama-sama menggunakan deretan perangkat keras yang sama.

Kedua phablet teranyar ini diperkuat prosesor 64-bit octa-core Exynos 7420 (4 inti 2,1 GHz dan 4 inti 1,5 GHz), RAM 4GB, kapasitas media penyimpanan 32GB atau 64GB, resolusi layar Quad-HD (2560x1440), serta kamera 16 megapixel dengan OIS.

"Bedanya terletak pada jenis layar, di mana Galaxy S6 Edge Plus menggunakan curved display dengan pinggiran melengkung seperti pada smartphone Galaxy S6 Edge, sementara Galaxy Note 5 dibekali stylus S Pen seperti yang sudah menjadi tradisi seri Galaxy Note," terang Blackard.

"Tujuan pemakaiannya pun beda. Galaxy S6 Edge Plus lebih ditujukan untuk menikmati aneka konten multimedia, sementara Galaxy Note 5 lebih untuk menunjang urusan produktivitas," lanjut dia.

Perbedaan lain terletak pada dimensi fisik kedua perangkat yang bersangkutan, di mana Galaxy S6 Edge Plus sedikit lebih tipis dan ringan dibandingkan Galaxy Note 5 (6,9mm, 153 gram, berbanding 7,6mm, 171 gram).

Fitur-fitur lain yang turut dihadirkan di kedua perangkat mencakup kemampuan fast-charging, wireless charging, serta metode pembayaran Samsung Pay yang berbasis NFC dan simulasi kartu magnetik.

Rabu, 12 Agustus 2015

Telkomsel Bekerja Sama Dengan Samsung, Untuk Kembangkan Aplikasi

Samsung dan Telkomsel
Operator Telkomsel bekerja sama dengan raksasa elektronik Korea, Samsung mengelar ajang kompetisi pembuatan aplikasi yang diberi nama Indonesia Next Apps 2.0. Kompetisi ini sebagai kelanjutan dari kompetisi serupa di tahun sebelumnya.

Selain melibatkan Telkomsel sebagai operator seluler penyelenggara  di Indonesia, kompetisi ini juga didukung berbagai operator seluler di negara lainnya yang merupakan bagian dari Singtel Group, yaitu Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), dan Globe Telecom (Filipina). 

Startup yang terpilih dari kompetisi Indonesia Next Apps 2.0 akan memiliki kesempatan untuk memasarkan aplikasinya di pasar masing-masing negara tersebut bahkan ke tingkat regional Singtel Group.

Tema yang dipilih sebagai fokus utama program ini berbasis Internet of Things (IoT), antara lain Smart Living, Health Services, dan On-Demand Economy Services. 

"Program ini dapat menjadi stimulan agar karya anak bangsa  bisa mendapatkan tempat sampai ke panggung regional," ujar Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, 

Sementara Head of Samsung Mobile Product Marketing, Joedi Wisoeda menambahkan, "Kami yakin bahwa developer Indonesia dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan negara ini dengan menciptakan aplikasi yang sesuai.”

Rangkaian program Indonesia Next App 2.0 akan dimulai dengan workshop di 2 kota, yaitu di Jogjakarta (Jogjakarta Digital Valley) pada 19 Agustus 2015, dan Bandung (GraPARI Digilife Dago) pada 21 Agustus 2015.  

Dua pemenang dari Indonesia Next App 2.0 akan mendapatkan hadiah total sebesar USD $20,000 dan berkesempatan diikutsertakan dalam Singtel Group-Samsung Regional Mobile App Challenge. Mereka akan diundang untuk program mentorship di Singapura sebagai persiapan sebelum pitching pada Grand Final yang akan diadakan di Jakarta pada 8 Desember 2015.  
 
Pemenang dari Singtel Group-Samsung Regional Mobile App Challenge akan menerima hadiah uang tunai sebesar SGD $10,000, dan mendapatkan Marketing Support baik dalam skala lokal maupun regional sehingga aplikasi atau layanan tersebut dapat dinikmati oleh lebih dari 550 juta pelanggan Singtel Group dilebih dari 25 negara. 

Selasa, 11 Agustus 2015

Pengguna Snapchat Kini Tidak Perlu Cemas Dengan Baterai Yang Boros

Snapchat

Dua hal yang bikin pengguna urung sering-sering membuka Snapchat: boros data dan boros baterai. Bagaimana tidak, media sosial berbagi video dan foto ini tiap saat mengunduh otomatis video dan foto yang dibagikan teman.
Lalu, apa solusi yang ditawarkan Snapchat? Melalui pembaruan yang diluncurkan pekan ini, Snapchat memperkenalkan mode penyetelan "Travel Mode". 

Snapchat
Pengguna hanya perlu menavigasikan layar ke pengaturan aplikasi di sisi kanan atas layar pada laman profil. Setelahnya pilih "Manage" dan centang pengaktifan "Travel Mode".
pengaturan tersebut akan menghentikan pengunduhan konten otomatis. Jadi, hanya video/foto teman yang ingin dilihat pengguna saja yang akan terunduh.

Pengguna cukup menekan konten tertentu pada "recent updates", maka Snapchat akan mengunduh konten tersebut. Bagi yang tak ditekan, Snapchat tak akan inisiatif mengunduh.

Pembaruan ini memang sederhana, tapi dampaknya besar. Data bisa jauh lebih hemat dan baterai pun lebih terjaga karena penggunaan data terminimalisir.

Pembaruan lain pada Snapchat versi 9.14 ini adalah kemampuan pengguna membubuhi emoji dengan lebih "semena-mena". Emoji bisa dipasang bak stiker pada foto Path melalui fitur teranyar.

Fitur itu terletak di sisi kiri fitur teks. Sebelumnya, untuk menaruh emoji, pengguna harus menggunakan fitur teks yang karakternya terbatas. Dengan fitur emoji baru, pengguna bakal lebih ekspresif berkreasi. 

Senin, 10 Agustus 2015

Blackberry Passport Silver Edition, Pakai OS Android ?

Blackberry OS Android

Sudah cukup banyak bocoran ponsel BlackBerry yang memakai sistem operasi Android. Kali ini, yang muncul lebih dari sekadar bocoran desain. Beberapa foto dan sebuah video singkat menunjukkan ponsel BlackBerry Passport Silver Edition yang menjalankan sistem operasi Android.

Biasanya, bocoran foto sejenis ini dibuat dengan cara menggunakan aplikasi launcher atau mengeditnya dengan aplikasi pengolah foto. Hal yang menarik dari bocoran ini adalah, baik foto maupun videonya menunjukkan bagian-bagian yang sulit ditiru jika memakai cara-cara tersebut.

tanda-tanda keaslian itu bisa ditemukan antara lain dalam ikon aplikasi BlackBerry Safeguard yang tidak mungkin ditiru dengan menggunakan launcher. Aplikasi ini merupakan khas BlackBerry, dan berfungsi sebagai penjaga keamanan perangkat.

Berikutnya adalah tampilan saat perangkat dimatikan (power off). Foto tersebut menunjukkan tulisan berbahasa Portugis "desligar" dan "encerrando" yang masing-masing berarti mematikan daya ponsel serta menutup aplikasi.

Blackberry OS Android
Antarmuka Blackberry Passport Silver Edition saat mematikan ponsel
Bagian ini dipastikan tidak mungkin ditiru menggunakan launcher. Selama ini, peran launcher pada Android memang dibatasi hanya pada mengutak-atik tampilan tema, dan tidak bisa mengutak-atik atau mengubah berbagai hal yang terkait tombol on/off, Bluetooth, dan Wi-Fi.

Tanda berikutnya adalah keyboard yang sensitif terhadap sentuhan. Dalam video diperlihatkan, pengguna BlackBerry Passport versi Android itu melakukan navigasi menggunakan usapan pada keyboard. Hal seperti ini juga tidak mungkin ditiru dengan menggunakan aplikasi launcher karena merupakan fitur bawaan gadget.

Sebelumnya, sebuah bocoran sempat beredar berupa desain BlackBerry Venice yang bersistem operasi Android. Namun, bocoran tersebut berupa desain 3D saja, berbeda dengan foto kali ini yang terlihat memakai ponsel asli, bahkan lengkap dengan video singkat.