Laman

Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2015

Meizu Akan Mewarnai Penjualan di Indonesia

Meizu

Di Indonesia, smartphone buatan Meizu hingga saat ini memang baru tersedia secara online lewat layanan e-commerce. Akan tetapi, dalam beberapa saat mendatang, strategi penjualan Meizu akan bertambah, yakni menjual perangkat secara offline.

Menurut May Wen, Country Manager of Meizu Indonesia, saat ini Meizu sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan retail asal Indonesia untuk memasarkan perangkat buatannya. Sayangnya, ia masih enggan mengungkapkan dengan siapa saja perbincangan tersebut dilakukan.

"Menurut rencana, penjualan offline tersebut dimulai pada pertengahan atau paling tidak akhir bulan Oktober mendatang," ungkap May di sela-sela acara peluncuran Meizu M2 di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Masih menurut May, keputusan membawa produk Meizu ke channel penjualan offline untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, disadari juga bahwa penjualan lewat toko masih lebih digemari ketimbang melalui dunia maya.

"Saat ini, penjualan online di Indonesia masih lebih rendah dari segi pangsa pasar, penjualan offline ini untuk meningkatkan penjualan produk Meizu," tutur May.

Untuk awalnya, strategi penjualan offline ini akan dimulai terlebih dahulu di pulau Jawa. Untuk ke depannya, penjualan tentunya akan diperluas ke pulau-pulau lain di Indonesia.

"Meizu sedang berdiskusi dengan beberapa rekanan. Rencananya, dari hasil diskusi itu, kami akan membangun 17 kantor di pulau lain di luar Jawa," kata May. 

Kantor itu sendiri dikatakannya akan berfungsi sebagai tempat penjualan, sekaligus service center perangkat. 

Berbicara mengenai service center, Meizu saat ini memang belum memiliki service center buatan sendiri. Namun, mereka sudah bekerjasama dengan perusahaan bernama Star Selular untuk kegiatan perbaikan perangkat tersebut. 

Lebih lanjut, May menjelaskan bahwa penjualan offline diprediksi akan sedikit berdampak kepada harga perangkat. Smartphone yang dijual kemungkinan bisa mengalami sedikit kenaikan harga.

"Kami akan berusaha keras untuk menjaga harga produk offline tetap sama dengan online. Tetapi tampaknya akan sulit, harga perangkat kemungkinan sedikit naik," pungkas May.


Minggu, 20 September 2015

Katakan BYE Pada Power Bank

ilustrasi

Pemakaian ponsel pintar tidak bisa lepas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Aktivitas kecil seperti mencatat kegiatan harian sampai urusan komunikasi pun lancar karena perangkat ini.
Masalah timbul ketika frekuensi pemakaian smartphone yang membuat daya baterai menurun dalam waktu singkat. Sementara itu, mengingat fungsinya, kebanyakan pengguna pasti menuntut agar perangkat ini terus hidup. 

Beberapa tahun belakangan, tren mencari steker listrik untuk mengisi daya ponsel di tempat umum lekat di masyarakat. Mereka akan lebih memilih restoran sampai warung kopi yang menyertakan fasilitas ini. 

Lalu, power bank hadir menggerus tren ini. Alat penyimpan daya listrik ini dapat dipakai beberapa kali sehingga pengguna smartphone tidak perlu terputus dari perangkatnya. Power bank menjadi solusi, terlebih saat orang sedang dalam perjalanan.

Namun, perkembangan teknologi tidak berhenti di situ. Bahkan, ini yang paling canggih, hadirnya teknologi fast charging atau pengisian daya cepat.

Fasilitas tersebut dapat Anda temukan pada ponsel pintar, misalnya Samsung S6 edge+. Smartphone ini memberikan dua metode pengisian daya cepat melalui wired charging dan wireless charging.

Dengan wired charging, proses mengisi daya hanya memakan waktu 90 menit, sementara wireless charging membutuhkan 120 menit. Baterai berkapasitas 3.000 mAh dapat terisi penuh dan dinikmati lebih lama.

Samsung Galaxy S6 edge+ juga menambahkan fitur Ultra Power Saving Mode. Ketika mengaktifkannya, tampilan akan berubah hitam putih dan secara otomatis menonaktifkan hampir semua aktivitas ponsel. Anda masih bisa menerima telepon, berkirim pesan, dan menggunakan aplikasi pilihan hingga 24 jam ke depan meski daya baterai 10 persen.

Dilihat dari sisi kenyamanan, kecepatan mengisi daya memberikan efisiensi bagi Anda yang memiliki kegiatan padat sepanjang hari. Anda pun tak perlu khawatir kehabisan baterai dan mencari kesempatan untuk mengisi daya ponsel di tengah kesibukan.

Selamat tinggal power bank!


Rabu, 09 September 2015

Duet iPhone 6s Dan 6s Plus, Dengan Spesifikasi yang Mumpuni

iPhone 6S dan 6S plus

CEO Apple Tim Cook mendefinisikan duet iPhone 6s dan 6s Plus sebagai smartphone paling spektakuler yang pernah ditelurkan Apple. Beberapa spesifikasi yang menjadi andalan adalah 3D Touch, kamera 12 megapiksel dan prosesor A9 teranyar.
"Satu-satunya hal yang diubah adalah segalanya," kata Tim Cook, dari live streaming peluncuran Apple, Kamis (10/9/2015) dinihari WIB.

Sepintas, iPhone 6s dan 6s Plus terlihat sama dengan suksesornya, iPhone 6 dan 6 Plus. Dari segi ukuran, iPhone 6s masih 4,7 inci dan 6s Plus masih 5,5 inci.

Namun, perbedaan akan tampak jika kedua ponsel ditelisik lebih jauh. Keduanya berbahan aluminum alloy terbaru dengan balutan kaca pelindung IoN-X teranyar. 

"Kaca IoN-X adalah yang paling kuat yang digunakan dalam industri smartphone," kata Senior Vice President Worldwide Marketing Apple Phil Schiller.

Pada layar, Apple menyematkan teknologi 3D Touch yang kurang lebih serupa dengan Force Touch pada Apple Watch. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna menekan, menggulir dan memijit layar untuk fungsi berbeda berdasarkan intensitas sentuhan.

Saat menekan dengan kekuatan ringan, fungsi yang dimunculkan akan berbeda dengan menekan kuat. Pun kala pengguna hendak menekan lama. Fungsi yang ditampilkan akan berbeda pula.

Sesuai namanya, 3D Touch memungkinkan pengguna menyentuh layar dari berbagai sisi (multitouch). Pengguna juga bisa mengimplementasikan gestur "klik kanan" pada mouse di desktop, ke iPhone 6s dan 6s Plus.

Peningkatan progresif juga dilakukan Apple dari sisi kamera. Kedua ponsel mengusung kamera 12 megapiksel dengan teknologi iSight.

Sejak peluncuran iPhone 4, baru kali ini Apple meningkatkan besaran piksel pada kamera ponselnya. Sebelumnya, Apple betah dengan kamera 8 megapiksel.

Pun telah ditingkatkan, kualitas kamera iPhone masih di bawah ponsel-ponsel Android dari segi besaran pikselnya. Pasalnya, smartphone keluaran Android kini mulai menyediakan fitur kamera dengan kualitas hingga 20 megapiksel.

Untuk urusan kamera, Apple memang tak berkiblat pada indikator piksel. Pabrikan Cupertino ini lebih fokus ke kualitas gambar pada umumnya dan performa cahaya rendah (low-light).

Sama seperti ponsel high-end yang diluncurkan belakangan, iPhone 6s dan 6s Plus juga mengakomodir kemampuan akses video 4K. Resolusi itu, dipadankan dengan tampilan Retina, diklaim akan memberi pengalaman menonton video yang lebih nyaman dan seakan nyata.

Adapula fitur "Live Photos" yang bisa menggerakkan gambar dengan menggabungkan dua foto. Mekanismenya sama seperti fitur "animation" pada Google Photos. Fitur ini dimaksudkan untuk membangun memori pengguna atas momen-momen berharga dalam hidupnya.

Semua spesifikasi dijalankan dengan prosesor A9 termutakhir. Jenis ini diklaim memiliki kecepatan CPU 70 persen dari suksesornya, A8. Kemampuan olah grafisnya juga dikatakan lebih cepat 90 persen dari prosesor sebelumnya.

Berikut daftar spesifikasi singkat iPhone 6s dan 6s Plus.

Tebal: 67 mm (iPhone 6s) dan 77,9 mm (iPhone 6s Plus) 
Bobot: 143 gram (iPhone 6s) dan 192 gram (iPhone 6s Plus)
Layar: 4,7 inci (iPhone 6s) dan 5,5 inci (iPhone 6s Plus) Retina display, resolusi video 4K
Prosesor: 64-bit A9 chip M9 motion coprocessor
Penyimpanan: 16/64/128 GB 
Kamera: 12 megapiksel (depan) dan 5 megapiksel (belakang) kamera iSight
Konektivitas: Wi-Fi dan LTE Advance 
Sensor: 3D Touch dan Touch ID 
Sistem operasi: iOS 9 
Warna: Gold, Silver, Space Gray, Rose Gold


Sabtu, 05 September 2015

Apple Siap Dengan Watch Barunya

Apple Watch

Selain meluncurkan iPhone 6s dan 6s Plus, Apple diprediksi akan merilis jam tangan pintar Apple Watch versi baru juga pada 9 September mendatang.

Dilansir The New York Times dan dikutip KompasTekno, Sabtu (5/9/2015), versi Apple Watch baru yang akan dirilis Apple adalah Apple Watch Gold Edition dengan banderol harga yang lebih murah.

Walau dijual dengan harga yang lebih murah, namun Apple Watch berbalut emas itu tetap diprediksi akan lebih mahal dari versi reguler dan Sport, yang saat ini tersedia dengan harga antara 349 hingga 549 dollar AS.

Untuk diketahui, jam tangan pintar Apple gold edition saat ini dibanderol dengan harga 10.000 dollar AS dengan sepuhan emas 18 karat.

Material baru yang akan dikenalkan Apple antara lain, emas putih, titanium, atau bahkan juga eramik.

Selain jam tangan pintar, Apple juga dikabarkan akan memmperkenalkan tablet iPad Pro di acara yang sama. The New York Times juga menulis Apple akan memamerkan keyboard iPad yang telah diperbarui.

Appl TV juga diharapkan akan dipamerkan Apple minggu depan. Secara keseluruhan, peluncuran Apple pada 9 September mendatang akan sangat menarik bagi fans Apple.

Peluncuran tersebut rencananya digelar di Bill Graham Civic Auditorium di San Francisco pada 9 September mendatang.


Smartphone Kini Pun Mengetahui Kapan Kita Akan Bosan

Smartphone Bisa Deteksi Rasa Bosan
ilustrasi Smarphone

Fungsi ponsel semakin pintar. Dengan tambahan aplikasi atau software, smartphone bisa melakukan banyak hal, bahkan mendeteksi rasa bosan penggunanya.

Para peneliti dari Telefonica Research Barcelona, Spanyol, mengembangkan algoritma yang akan menentukan tingkat kebosanan seseorang, berdasarkan seberapa banyak mereka menggunakan smartphone.

Seperti dilansir Mirror, Jumat (4/9/2015), algoritma ini memperhitungkan berapa kali pengguna menerima panggilan, berkirim pesan, atau berapa kali pengguna memakai ponselnya.

Untuk menentukan seorang pengguna bosan atau tidak, peneliti bisa melihat dari aktivitas pada aplikasi besutannya. Aplikasi yang diinstal pada ponsel pengguna akan memunculkan pop up dan mengarahkan pengguna membaca artikel yang menarik di sebuah situs, ketika mendeteksi kebosanan.

Dalam studi yang berlangsung dua pekan ini, peneliti juga mengajukan sejumlah pertanyaan melalui aplikasi, untuk mengetahui tingkat kebosanan partisipan.

Jawaban mereka kemudian dikombinasikan dengan data dari ponsel si pengguna. Hasilnya, peneliti menemukan partisipan cenderung mengklik notifikasi kumpulan artikel dari BuzzFeed ketika merasa bosan.

Para peneliti mengklaim tingkat akurasi data yang mereka peroleh mencapai 83%. Riset ini masih akan terus dikembangkan, sehingga ke depan mereka bisa lebih detail mengetahui jenis konten seperti apa yang dilihat pengguna ponsel ketika mereka bosan.

Temuan ini akan unjuk gigi ke publik internasional untuk pertama kalinya, di konferensi UbiComp, di Jepang pekan depan.



Nokia Siap Dengan Punggawa Barunya

Ponsel Android Nokia Menampakkan Diri
Nokia

Setelah melepas divisi ponsel ke Microsoft, Nokia memilih fokus di bisnis infrastruktur telekomunikasi. Namun belakangan santer diberitakan kalau Nokia akan terjun kembali ke pasar ponsel memakai OS Android. Malah kini, penampakan ponsel Android Nokia telah muncul.

Sebuah render menampakkan bakal calon ponsel Android Nokia itu.Bentuknya cukup menarik dengan desain tipis. Karena masih render, kemungkinan nanti saat diluncurkan bentuknya akan berbeda.

Sebelumnya, Nokia telah menyebut akan kembali ke bisnis ponsel pada tahun 2016. Mantan pemilik gelar ponsel sejuta umat itu kini tengah sibuk mencari partner untuk dapat menunjang comeback-nya.

Setelah kegagalan memakai Windows Phone yang berakibat divisi ponselnya dilego ke Microsoft, dugaan kuat memang mengarah kalau Nokia akan mengandalkan Android. Tanda-tandanya sudah tampak sekarang ini. Pertama, Nokia sebenarnya telah merilis sebuah tablet Android bernama N1, bekerja sama dengan Foxconn.

Kemudian kedua, Nokia juga telah merilis launcher Android bernama Z Launcher. Dari dua tanda tersebut, terlihat kalau Nokia makin akrab dengan Android. Jadi ada probabilitas besar Nokia nantinya akan menggunakan OS 'robot hijau' itu. Kita tunggu saja tanggal mainnya.


Sabtu, 29 Agustus 2015

Xiaomi Akan keluarkan 2 Versi Prosesor

Xiaomi
Bocoran perihal niat Xiaomi mengembangkan prosesor mobile sendiri semakin santer terdengar. Informasi terbaru menyebutkan, perusahaan asal China ini akan membuat dua versi prosesor sekaligus.

Salah satu versi prosesor tersebut akan digunakan untuk ponsel kelas low-end Xiaomi, seperti seri Redmi.

Versi kedua dari prosesor tersebut dikatakan akan digunakan di perangkat kelas menengah Xiaomi. Kabarnya, prosesor yang satu ini akan memiliki fitur octa-core atau 8 inti.

Apa tujuan Xiaomi membuat prosesornya sendiri? Perusahaan yang dipimpin oleh Lei Jun ini dikatakan ingin membuat prosesor dengan biaya produksi yang lebih murah lagi. Tujuannya, tentu agar bisa membuat memangkas harga perangkat. Dengan cara itu, ponsel buatan Xiaomi nantinya bisa saja dibanderol lebih rendah dari yang ada saat ini.

Di sisi lain, smartphone high-end mereka, seperti Mi4 atau Mi5, akan tetap memakai prosesor flagship buatan Qualcomm. Xiaomi sendiri belum mengumumkan atau memberikan bantahan terkait desas-desus prosesor produksi mereka.

Bila kabar tersebut benar, Xiaomi akan menambah panjang daftar perusahaan smartphone yang mulai membuat prosesor sendiri. Beberapa waktu lalu, Samsung, Huawei sudah mulai mewujudkan langkah serupa.

Ditambah lagi Apple yang sudah lama menggunakan chipset hasil rancangan sendiri untuk semua gadget mereka.

Xiaomi sendiri digosipkan sudah akan melepas perangkat dengan chip buatannya sendiri itu pada awal tahun 2016 mendatang.


Apple Memberi Performa yang Baik Untuk Kamera iPhone 6S

iPhone 6S

Resolusi kamera di iPhone terbaru mungkin akhirnya bakal meningkat. Apple dirumorkan menyematkan lensa kamera 12 megapiksel pada iPhone 6s dan 6s Plus. Peningkatan ini termasuk jarang dilakukan perusahaan berlogo apel tergigit. 

Diketahui, sejak menelurkan iPhone 4s pada 2011, hingga iPhone 6 dan 6 Plus pada 2014, Apple masih setia menyematkan lensa kamera dengan resolusi 8 megapiksel. Walau, teknologi sensor tiap produk baru hampir selalu ditingkatkan.
Tak hanya dari segi kamera untuk menjepret, Apple juga dikabarkan menambah kemampuan yang signifikan untuk perekaman video. iPhone 6s dan 6s Plus dikabarkan bisa merekam video beresolusi 4k.

Sebelum iPhone, Samsung lebih dulu memboyong fitur perekaman 4k sejak menelurkan flagship Galaxy S5 tahun lalu. Selanjutnya pada Galaxy S6, Samsung kembali menyematkan fitur tersebut.

Kelebihan dari perekaman video 4k antara lain meningkatkan stabilitas dan ketajaman gambar, memudahkan pengeditan setelah penyutingan dan membuat gambar kompatibel dengan televisi masa kini.

Dari sisi kamera depan, Apple kabarnya membubuhi lampu kilat (flash) pada duet iPhone terbaru. Bagi pecinta selfie atau FaceTime, fitur ini akan sangat membantu di malam hari atau saat berada di ruangan bercahaya redup.

Kabar-kabar ini, walau santer terdengar, namun belum terkonfirmasi. Benar atau tidaknya bakal diketahui pada peluncuran iPhone 6s dan 6s Plus yang dijadwalkan pada 9 September mendatang.


Jumat, 28 Agustus 2015

Samsung Rasa Blackberry Dengan Keyboard QWERTY

S6 With Keyboard

Salah satu aksesori pendamping yang turut diperkenalkan bersama Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus adalah papan ketik QWERTY 

Dalam acara peluncuran kedua perangkat di Jakarta, Kamis (27/8/2015), pihak Samsung Indonesia memastikan bahwa alat bernama “Keyboard Case” ini akan turut tersedia di Indonesia.

“Ya, kami akan jual bersama dengan acara Consumer Launch Galaxy Note 5 di Grand Indonesia, 11-13 September nanti. Harganya Rp 850.000,” ujar Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Flegon Koen saat berbicara di panggung acara.

Akesori papan ketik QWERTY tersedia untuk Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus. Baru kedua perangkat itu yang mendapat “jatah” keyboard fisik, lantaran ukurannya disesuaikan dengan lebar layar dan bentuk antarmuka.

Namun, Flegon menambahkan bahwa smartphone Samsung lain, yakni seri Galaxy S6, juga akan turut memperoleh aksesori ketik QWERTY dalam waktu dekat.

Tak pakai baterai

Papan ketik Keyboard Case tidak memiliki sambungan fisik ataupun nirkabel dengan perangkat tempatnya terpasang.

Di dalam tubuh Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge Plus terdapat sensor khusus yang akan mendeteksi saat pengguna memasang Keyboard Cover di layar.

Begitu Keyboard Case bertengger, maka lebar tampilan antarmuka (UI) pun menyesuaikan. Batas bagian bawah naik hingga tak tersembunyi oleh keyboard.

“Cara kerja sensor ini mirip dengan aksesori Smart Case. Karena tak membutuhkan listrik, ia pun tak memboroskan baterai perangkat,” terang Flegon.

Keyboard Case terdiri dari dua bagian, yakni unit papan ketik itu sendiri yang ditempatkan di bagian muka perangkat, serta bagian belakang yang berfungsi sebagai penyangga keyboard ketika terpasang.

Saat sedang tidak dipakai, pengguna bisa memindahkan letak unit papan ketik ke sisi belakang sehingga tak mengganggu proses navigasi dengan touchscreen.

Dollar Naik, Produsen Asus Malah Gempar Berikan Harga Miring

Zenfone 2

Menguatnya nilai mata uang dollar AS terhadap rupiah, memang akan membuat harga beberapa produk milik Asus naik. Uniknya, malah ada satu perangkat yang akan mengalami penurunan harga, produk tersebut adalah ZenFone 2. 

Secara mendetail, seri ZenFone 2 yang akan mendapatkan pemotongan harga adalah ZE551ML. Ini merupakan perangkat yang telah dilengkapi dengan RAM sebesar 4 GB dan media penyimpanan internal 32 GB.

Selain itu, ia dipersenjatai prosesor Intel Atom quad-core Z3580 2,3 GHz, kamera utama 13 megapiksel, kamera depan 5 megapiksel, dan layar 5,5 inci (1920x1080).

Besarnya pemotongan untuk perangkat tersebut adalah Rp 300.000. Itu artinya, calon konsumen bisa mendapatkan ZenFone 2 dengan harga Rp 3.699.000. Harga awal dari produk tersebut adalah Rp 3.999.000.

Tidak diketahui sampai kapan harga baru tersebut akan berlaku. Namun, menurut bocoran yang didapatkan KompasTekno dari sumber dalam, harga itu kemungkinan akan menjadi banderol harga tetap.

"Kemungkinan, harganya akan permanen," kata sumber yang menolak disebutkan identitasnya, beberapa waktu lalu.

Pemotongan harga itu sendiri diadakan sebagai perayaan keberhasilan Asus meraih posisi kedua di industri smartphone Indonesia.

Hingga tutup tahun 2014, menurut Country Product Leader Asus Indonesia Juliana Chen, Asus berhasil memasarkan lebih dari 1,4 juta unit smartphone di Indonesia.

"Tren ini juga terus meningkat. Di kuartal pertama 2015, Asus masih berada di posisi ketiga. Namun, pada Q2 2015, Asus naik ke posisi kedua dan menguasai 14,91 persen pasar," ujar Juliana

"Bahkan di satu kuartal ini saja, Asus mendekati total penjualan sepanjang tahun 2014 lalu," tambahnya.


Kamis, 27 Agustus 2015

LG G4 Unggul Di Kamera Yang Menawan

LG G4

Vendor smartphone Korea, LG sedang mencari jalan untuk kembali ke jalur kesuksesan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan meluncurkan smartphone flagship-nya pada tahun 2015 ini, LG G4.

Banyak harapan tinggi yang dibebankan LG kepada G4, karena smartphone tersebut menjadi andalannya di segmen high-end, bersaing dengan Samsung Galaxy S6 atau bahkan iPhone 6.

Lalu, mampukah G4 memenuhi tugas berat yang dibebankan LG? Atau setidaknya tampil lebih baik dari para pendahulunya. Berikut ulasan KompasTekno.

Desain

LG G4 memiliki desain layar yang sedikit cekung. LG mengatakan dalam peluncurannya layar tersebut akan memberikan ergonomi yang nyaman saat smartphone digenggam, atau saat ditempelkan di telinga saat menelepon.

Lengkungan dalam LG G4 tidak terlalu ekstrim, seperti yang dipakai LG dalam lini G Flex 2. Karena itu kelengkungan tersebut mungkin jarang terlihat saat seseorang melihatnya dari depan.

Karena desain yang sedikit cekung itulah maka permukaan layar G4 yang menggunakan materi Gorilla Glass 4 tidak akan menempel sepenuhnya saat smartphone diletakkan terbalik.

LG G4 di Design sedikit melengkung
LG G4 memiliki ukuran layar 5,5 inci. Namun karena LG menempatkan tombol softkey khas Android, yaitu tombol Home, Back dan Menu, ditambah tombol Dual Screen di deretan bawah layar, maka layar utama jadi terpotong.

Tidak ada tombol fisik yang nampak di wajah smartphone. Begitu juga di bagian sisi-sisi yang biasanya bertengger tombol daya (lockscreen) dan volume di smartphone Android pada umumnya. 

Alih-alih, LG menempatkan tombol tersebut menjadi satu di punggung smartphone. Tombol daya (lockscreen) berada di tengah diapit oleh tombol volume Up and Down yang mengapit di bagian atas dan bawahnya.

Bagi yang terbiasa menggunakan tombol fisik di samping, mungkin akan butuh waktu untuk penyesuaian. Pengalaman KompasTekno, agak sulit untuk membedakan mana tombol locksreen dan mana tombol volume saat diraba dengan jari telunjuk.

Sementara itu, port audio 3,5 mm dan port micro USB terdapat di sisi bawah smartphone.

LG G4

LG G4
Sebenarnya, LG G4 memiliki varian cover bagian belakang yang dilapisi dengan bahan kulit yang dijahit secara eksklusif, namun unit yang diterima KompasTekno adalah varian cover plastik dengan corak Diamond Cut.

Ada empat pilihan warna untuk pembungkus punggung G4 berbahan kulit. Di antaranya hitam, coklat, krem, dan merah. Selain berbahan kulit, adapula bahan lain yang bisa dipilih untuk cover G4, yakni Ceramic White, Metallic Gray dan Shiny Gold.

Spesifikasi

LG G4 hadir dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Smartphone ini memiliki layar ukuran 5,5 inci dengan resolusi Quad HD (1.440 x 2.560 piksel) dan teknologi layar IPS Quantum.

Resolusi layar LG G4 sama dengan resolusi Samsung Galaxy S6, namun lebih tinggi dibandingkan dengan resolusi layar HTC One M9 dan iPhone 6 dan 6 Plus dengan resolusi Full HD (1080 x 1920).

Tingkat kerapatan piksel LG G4 mencapai 538 ppi dan dilengkapi dengan fitur lapisan anti gores Gorilla Glass 4.

Dari segi "jeroan", LG G4 dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 808 buatan Qualcomm. Pilihan chipset ini terlihat berbeda ketimbang smartphone flagship buatan vendor lain yang mengusung chipset Snapdragon 810. 

Kemungkinan, LG mencoba bermain aman karena pada saat diperkenalkan oleh Qualcomm pertama kali, chipset Snapdragon 810 mengalami kendala yang mudah cepat panas.

Dalam hal kamera, LG G4 mengusung sensor resolusi 16 megapiksel buatan Sony. Diafragma lensa yang dimiliki kamera LG G4 tergolong lebar, f/1,8 ditambah dengan fitur optical image stabilization (OIS) generasi kedua. 

Selain memiliki setting pemotretan manual, LG G4 juga bisa menghasilkan foto format RAW.

Bagi pecinta selfie, G4 menyediakan kamera 8 megapiksel dengan peningkatan kontrol gestur dan dapat membidik banyak selfie sekaligus.

Untuk memori, G4 dibekali dengan RAM 3 GB dengan penyimpanan internal 32 GB. Tak hanya itu, G4 menyediakan penyimpanan Google Drive gratis sebanyak 100 GB selama dua tahun.

Performa

menguji LG G4 dengan menjalankan tes Antutu Benchmark untuk mengetahui skor-nya dibanding perangkat Android lain.

Selain itu, KompasTekno juga menjalankan pengujian PCMark for Android untuk mengetahui daya tahan baterainya.

Dari segi performa, menurut Antutu, LG G4 memiliki skor cukup tinggi, 48.946. Skor tersebut menempatkan LG G4 di atas Galaxy Note 4 dan Asus Zenfone 2, HTC One M8, serta Xiaomi Mi4.

Sementara dalam uji ketahanan baterai, LG G4 memiliki rating baterai sekitar 6 jam 30 menit berdasar hasil uji Work Battery Life di aplikasi PCMark Android. Daya tahan baterai ini setara dengan HTC One M9, namun tertinggal dari Samsung Galaxy S6 yang memiliki rating sekitar 7 jam. 

Untuk masa pengisian baterai, LG G4 baru penuh diisi ulang dalam waktu sekitar 2 jam. Sementara, Galaxy S6 memiliki waktu isi ulang baterai yang lebih cepat, sekitar 70 menit.

Hasil Antutu 

Perbandingan Denga Xiaomi Mi4

Kamera

Kamera adalah salah satu fitur unggulan G4. Dengan sensor kamera 16 MP, G4 diklaim mampu menyaingi kualitas kamera DSLR. Bukaan diafragma lensa f/1,8 yang sedikit lebih besar dibandingkan lensa yang diusung Samsung Galaxy S6 (f/1,9) diklaim LG memungkinkan cahaya masuk 80 persen lebih banyak ke sensor sehingga tak perlu khawatir dengan kondisi lowlight.

Bukaan lensa f/1,8 milik LG G4 ini juga lebih besar dibandingkan dengan lensa yang diusung iPhone 6 dan HTC One M9, yaitu f/2,2. Selain mampu menerima cahaya lebih banyak, bukaan yang lebar juga memungkinkan membuat foto dengan DOF (depth of field) yang dalam, atau background terlihat lebih blur, efek yang banyak disukai fotografer.

Kamera G4 juga diperkuat oleh optical image stabilization (OIS) generasi kedua yang diusung. Dengan OIS 2.0 ini, kamera bisa lebih stabil menghadapi goncangan tangan saat membidik gambar. Sehingga fokus gambar dapat terjaga.

Modul laser fokus yang ditambahkan LG di bagian belakang juga diklaim mampu memberikan waktu fokus yang cepat. Namun dalam praktiknya di lapangan, KompasTekno merasakan kecepatannya biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan smartphone sekelasnya.

Untuk pertama kalinya, G4 juga menyediakan penyetelan manual yang tergolong komplit. Pengguna dapat menyetel sendiri fokus, shutter speed, diafragma, ISO, exposure, dan white balance untuk tiap pembidikan. Bahkan terdapat setting white balance Kelvin (2.400 - 7.400). Pengalaman ini bagaikan menjajal kamera profesional.

Selain kamera utama, G4 juga menyematkan kamera depan 8 MP bagi mereka yang suka selfie. Dengan kontrol gestur, selfie dapat dilakukan sebanyak 4 kali berturut-turut.

Fitur "Voice Shutter" pada software kamera LG G4 memungkinkan pembidikan yang lebih cepat dan mudah dengan perintah suara. 

Dalam hal kualitas foto, G4 mampu menghasilkan foto yang tajam. Saat pemakaian di siang hari, foto cenderung terlihat over-expose, terlihat warna langit yang cenderung putih. 

Kekurangan ini bisa diatasi dengan menggunakan mode HDR. Rentang dinamis kamera menjadi lebih lebar sehingga mampu mempertahankan area berbayang dan terang, walau nampak sedikit kurang natural.

Dalam kondisi indoor, atau minim cahaya, bintik foto mulai terlihat di setting ISO 1500 ke atas. Foto dengan ISO maksimal 7500 terlihat berbintik kasar dan detilnya pun berkurang.

Hasil Kamera LG G4
Kesimpulan

LG G4 adalah smartphone Android dengan bobot yang ringan dan antarmuka yang cepat, sebagaimana ciri smartphone high end lainnya.

Perubahan tata letak tombol fisik yang dianut oleh LG mungkin membutuhkan penyesuaian bagi pengguna smartphone Android.

Daya tahan baterai tergolong rata-rata smartphone high-end lainnya yang ada di pasaran saat ini.

Dengan G4, LG nampaknya lebih serius menggarap sektor kamera. Banyaknya fitur dan pilihan setting Manual yang diberikan bisa menjadikan LG G4 sebagai kamera cadangan oleh fotografer.

Smartphone ini cocok bagi mereka yang mencari fitur kamera yang komplit.



Tablet Asus Resmi Masuk Pasar Indonesia

ZenPad 7.0
 Asus menunjukkan keseriusannya bermain di pasar tablet Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Asus langsung merilis dua seri tablet terbarunya yang masuk ke keluarga ZenPad 7.0, Kamis (27/8/2015).

Kedua perangkat yang sama-sama memiliki bentang layar 7 inci tersebut masing-masing memiliki nama ZenPad C Z170CG dan ZenPad 370. 

Untuk mudahnya, ZenPad CZ170CG akan disebut sebagai ZenPad C 7.0. Sedangkan sang kakak, Z370 akan disebut sebagai ZenPad 7.0.

"Lahir" bersamaan, kedua perangkat tersebut tidak memiliki perbedaan dari segi desain. Keduanya memiliki ujung yang sedikit membundar dan casing plastik bergaya kulit di bagian belakangnya.

Menurut Pratiwi Winata, Tablet Product Manager Asus Indonesia, sebenarnya ada sedikit perbedaan. ZenPad 7.0 akan hadir dengan desain sedikit lebih premium. Nantinya, ia akan langsung dilengkapi dengan cover kulit, mirip seperti dompet.

ZenPad 7.0

Selain itu, casing bagian belakangnya pun bisa diganti-ganti dengan lima pilihan warna. Ada juga casing yang dilengkapi baterai 3.450 mAh dan audio cover (cover yang dilengkapi speaker 5.1) dengan tambahan baterai 2.500 mAh.

"Untuk ZenPad C 7.0, casing belakangnya tidak bisa diganti," ujar Pratiwi dalam acara peluncuran ZenPad 7 di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Untuk urusan layar, keduanya sama-sama menggunakan layar IPS 7 inci, tetapi dengan dukungan resolusi yang berbeda. ZenPad C 7.0 mendukung resolusi 1.024 x 600 WVGA dan ZenPad 7.0 mendukung 1.280 x 800 piksel WXGA.

Kedua layar tersebut memiliki sudut penglihatan sebesar 178 derajat. "Pengguna bisa melihat gambar dengan lebih jelas dari berbagai arah," tutur Pratiwi.

Dari bagian "otak", kedua seri tersebut menggunakan prosesor Intel terbaru, yakni Intel Atom X3-C3230RK (arsitektur Sovia) berkecepatan 1 GHz quad-core 64-bit. 

Kelengkapan lain dari ZenPad C 7.0 adalah RAM 1 GB, media penyimpanan internal 8 GB, dukungan kartu micro SD hingga 128 GB, kamera depan 0,3 megapiksel, kamera belakang 2 megapiksel, dukungan dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Sementara itu, ZenPad 7.0 dibekali RAM 2 GB, media penyimpanan internal 16 GB, dukungan kartu Micro SD hingga 64 GB, kamera depan 2 megapiksel, kamera belakang 5 megapiksel, dual-SIM card di jaringan 3G, dan baterai 3.450 mAh.

Keduanya berjalan di sistem operasi Android 5.0 yang dipercantik dengan tampilan antarmuka Zen UI.

ZenPad C 7.0 akan dijual dengan banderol harga Rp 1,8 juta dan ZenPad 7.0 memiliki label harga Rp 2,2 juta. Keduanya akan tersedia dalam waktu dekat ini di Indonesia.


Mantan CEO Apple Terjun Dengan Amada Barunya

obi Worlphone
Mantan CEO Apple John Sculley membuat perusahaan smartphone bernama "Obi Worldphone". Menyasar pasar menengah ke bawah, merek tersebut hadir pertama kali dengan dua produk, yakni SF1 dan SJ1.5.
Keduanya berada pada kisaran harga di bawah 200 dollar AS. Walau harga produknya murah, Obi Worldphone beritikad menghadirkan desain unik untuk tiap produk.

"Kami berkomitmen untuk menjadi pemimpin desain untuk smartphone," kata Sculley.

Dengan visi tersebut, Obi Worldphone percaya diri dapat berkompetisi dengan vendor kenamaan seperti Apple dan Samsung. Menurut Sculley, perusahaan besar cenderung bergerak lebih lambat karena skalanya sudah besar.

"Obi Worldphone adalah startup baru yang masih segar dan bisa dengan cepat berinovasi dalam desain dan komponen-komponen lainnya," ia mengklaim.

SF1 adalah smartphone 5 inci yang tubuhnya dilapisi kaca fiber. Koneksinya sudah mendukung 4G/LTE. Adapun kamera depan dan belakang sebagai pelengkap fitur.

Semua kemampuan itu berjalan di atas prosesor Snapdragon 615, didukung RAM 2 GB dan kapasitas penyimpanan 16 GB. Harganya 199 dollar AS (Rp 2,8 juta).

Sedangkan versi lebih murah adalah SJ1.5 yang hadir dalam warna merah, hitam dan putih. Konektivitas ponsel ini baru mencapai 3G/HDSPA dan berjalan pada prosesor quad-core dari MediaTek. Harganya 129 dollar AS (Rp 1,8 juta).

Kedua ponsel memiliki dua slot kartu SIM. Beberapa negara awal yang bisa segera menjajal ponsel ini pada peluncuran Oktober mendatang antara lain Indonesia, Vietnam, Thailand, Saudi Arab, Kenya, Pakistan dan India.


Rabu, 26 Agustus 2015

pusing dengan Smartphone kalian ? Ini Tips nya

Ilustrasi Smartphone

Anda sedang berlibur tapi langsung memeriksa e-mail kantor begitu Anda bangun.

Anda kesal jika tidak ada jaringan Wi-Fi di hotel atau tidak ada sinyal di pegunungan.

Anda gelisah jika baterai telepon mulai rendah dan khawatir akan ada masalah di kantor jika Anda tidak berada di sana.

Tanda-tanda itu adalah gejala dari apa yang disebut stres "selalu on" akibat kecanduan ponsel.

Bagi beberapa orang, alat portabel seperti ponsel membebaskan mereka dari belenggu jam kantor.

Bekerja secara fleksibel telah memberi mereka lebih banyak kebebasan pada kehidupan karier dan memungkinkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman dan keluarga.

Bagi banyak orang lain, ponsel telah menjadi tirani di kantong, tidak pernah mengizinkan kita mematikannya, rileks, dan menghidupkan kembali baterai kita.

Sejumlah pakar internasional juga telah mengutarakan kekhawatiran mereka tentang sindrom itu.

Tips bebas stres

Tentunya, perusahaan ponsel dan teknologi lain bersikeras bahwa konektivitas bergerak menguntungkan dan tidak merugikan dan banyak anak muda, pegawai kantor, serta pelaku wirausaha yang sepakat dengan ide itu.

Chris Kozup, direktur di Aruba Networks, mengatakan, "Penelitian kami menemukan bahwa 'selalu on' dan selalu terkoneksi membantu pekerja mengelola keseimbangan antara rumah dan kantor."

Lantas bagaimana caranya menghindari stres akibat ponsel? Berikut tips dari para pakar:

- Mengubah pandangan Anda bahwa konektivitas adalah hal yang menguntungkan.
- Memakai ponsel dengan disiplin.
- Jika berlibur, aktifkan layanan e-mail "Out of Office".
- Matikan ponsel dan jauhkan dari jangkauan ketika Anda tidur.
- Jangan khawatir bahwa kantor akan runtuh, seperti kata seorang pakar, "Anda bukan satu-satunya orang yang bisa memecahkan masalah di kantor."


Android Selfie dari Mito Dengan Harga Murah

Mito A330 dan A18

Vendor ponsel lokal, Mito juga menangkap tren "selfie" di tanah air dengan meluncurkan dua Android fitur kamera putar, yang masuk dalam keluarga Fantasy Selfie 2. Keduanya adalah Mito A330 dan A18.

"Smartphone selfie saat ini peminatnya memang cukup tinggi, dan memang sedang menjadi tren, Mito ikut dalam tren yang sedang berkembang sekarang," ujar Joshua Wisnu Wardhana, Marketing Manager Mito saat acara peluncuran di Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Ada dua alasan mengapa Mito menyebutnya sebagai smartphone selfie, yang pertama adalah resolusi kamera yang cukup tinggi untuk kamera depan. Mito A330 memiliki resolusi kamera 12 megapixel sementara A18 dengan resolusi 8 megapixel.

Yang kedua, Mito juga berinovasi dengan membuat kamera putar, sehingga kamera belakangnya juga berfungsi sebagai kamera depan saat diputar. Modul lensa kamera di bagian atas smartphone bisa diputar ke depan dan belakang untuk mempermudah selfie.

Kamera juga bisa langsung aktif saat pengguna memutar kamera ke arah depan dan langsung bisa digunakan.

Selain itu, Mito juga berinovasi dari segi fitur dengan menambahkan teknologi Voice Capture, Face Detection, dan Smile Recognition. Dengan fitur ini, kamera bisa langsung menjepret saat pengguna mengucapkan kata tertentu atau saat tersenyum.

Mito A330 memiliki spesifikasi layar 4,7 inci dengan prosesor Cortex A7 Quad Core 1,3 GHz, RAM 1 GB, penyimpana internal 8 GB, baterai 1700 mAh, dan menjalankan Android 4.4 KitKat. Smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 1,4 juta.

Sementara Mito A18 dengan layar 4 inci memiliki spesifikasi yang sama, hanya saja penyimpanan internalnya lebih kecil, yaitu 4 GB, dengan baterai kapasitas 1500 mAh. Mito A18 dijual dengan harga Rp 900.000.


Nexus X Unggul Dibandingkan Galaxy S5

Nexus X

Smartphone Android Nexus generasi berikutnya dari Google agaknya bakal memiliki kinerja mumpuni. Hal itu tampak dari bocoran hasil benchmark Geekbench yang dilansir oleh Phone Arena.

Di dalamnya, tampak bahwa ponsel yang ramai disebut sebagai Nexus X itu mampu berlari lebih kencang dibandingkan smartphone lain yang ada saat ini.

Kinerja single-core Nexus X memang masih di bawah iPhone 6 dan iPhone 5S. Akan tetapi, begitu pengujian beralih ke multi-core, Nexus X menduduki posisi puncak tangga pengujian, Mengalahkan ponsel-ponsel Android lain, seperti Galaxy S5 dan HTC One M8.

Nexus 6 sendiri kabarnya memang akan dilengkapi rangkaian komponen high-end, mencakup prosesor Snapdragon quad-core 805, RAM 3 GB, baterai 3.200 mAh, serta sistem operasi Android L terbaru.

Layarnya termasuk "jumbo" dengan ukuran memcapai 6 inci. Demikian juga resolusinya yang dipatok pada standar Quad-HD (2560x1440).

Perangkat yang juga dikenal dengan kode nama "Shamu" ini merupakan hasil kerjasama Google dengan Motorola selaku produsen ponsel.

Biasanya Google mengumumkan ponsel Nexus baru pada bulan Oktober. Boleh jadi kehadiran Nexus 6 hanya tinggal menunggu hitungan hari.
Hasil Test GEEKBENCH



Smartfren Launching Jaringan 4G di Yogyakarta

Smartfren 4G

Setelah berkeliling Semarang, tahap kedua uji jaringan 4G LTE Advance Smartfren berlanjut ke Yogyakarta. Sejumlah awak media diajak melewati beberapa titik dan sempat berhenti untuk mengujinya di dalam maupun luar ruangan.

Perjalanan berawal dari Hotel Grand Hyatt di Kaliurang, menuju ke SMKN 2 di Jalan Moch Sangaji, melewati Jalan Mataram, Kantor Pos Yogyakarta, Pojok Benteng Kulon dan berhenti di Kota Gede. 

Dari pengujian, kecepatan download dan upload bervariasi, dan paling kecil didapat ketika melakukan pengujian di dalam ruangan atau indoor.

Saat diuji di dalam kamar Hotel Grand Hyatt, kecepatan download hanya 5,97 Mbps dan upload 1,08 Mbps. Sedangkan di luar kamar hotel, tepatnya di bagian outdoor mendapat angka download tertinggi 20,19 Mbps dan upload 7,19 Mbps.

Berikutnya di SMKN2, Jalan Moch Sangaji, hal serupa terulang. Kecepatan download indoor hanya 2,79 Mbps dan upload 1,43 Mbps. Padahal ketika pengujian dilakukan di halaman depan sekolah tersebut kecepatan download bisa mencapai 22,96 Mbps dan upload 4,60 Mbps.

Kecepatan tertinggi dalam pengujian kami adalah di Pojok Benteng Kulon dengan download 35,83 Mbps dan upload 3,37 Mbps. Video streaming dari YouTube dengan resolusi 720p pun bisa dimainkan tanpa buffering sama sekali.

"Hasil speedtest memang akan beda-beda, karena speedtest itu cuma sekali di server tertentu. Misalnya ada yang dapat 46,5 Mbps pun itu cuma sekali-sekali," terang Head of Network Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo usai Uji Jaringan Smartfrrn 4G LTE Advanced di Yogyakarta, Rabu (26/8/2015).

Smartfren 4G

Tapi yang penting dalam uji coba tidak dapat angka di bawah 2 Mbps. Kalau sampai segitu ya berarti ada masalah yang mesti kita cek, optimalkan lagi," imbuhnya.

Regional Network Optimisation Leader Smartfren, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Slamet Hendro Susilo menambahkan, implementasi base transceiver station (BTS) 4G LTE di Yogyakarta saat ini baru 90 persen. Hal tersebut berpengaruh pada kinerja indoor yang masih belum sempurna.

Di SMKN 2 saja, sinyal 4G LTE indoor tidak maksimal karena baru satu BTS saja yang dinyalakan. Padahal sekolah tersebut mestinya didukung 3 BTS.

Sedangkan soal lemahnya kecepatan 4G di wilayah indoor lain, menurut Hendro karena frekuensi yang tertangkap adalah 850 MHz frequency division duplex (FDD). Frekuensi rendah ini memiliki coverage yang bisa menembus gedung, namun kecepatannya lebih lambat dibanding 2.300 MHz time division duplex (TDD).

"Jaringan kami di Yogyakarta memang baru 90 persen. Kalau segitu audah kuat dan kami pede untuk outdoor. Tapi butuh 100 persen supaya bisa coverage sampai indoor," pungkas Hendro.

Ponsel Motorola Pertama Yang di Pasarkan Lenovo

Nexus 6
Lenovo memastikan akan membawa perangkat Android Motorola ke Indonesia. Vice President Lenovo, Dillon Ye mengatakan bahwa Lenovo bersiap memasarkan produk-produk Motorola ke Indonesia pada akhir tahun 2015 nanti. 

Lalu apa produk-produk pertama Motorola yang akan dihadirkan Lenovo di Indonesia?

Menjawab pertanyaan itu, Dillon menyebut smartphone Nexus 6 sebagai perangkat Motorola pertama yang akan dihadirkan Lenovo.

"Nexus 6 (yang pertama), walau sebenarnya itu adalah kolaborasi dengan Google juga," kata Dillon .

Selain Nexus 6, jam tangan pintar Moto 360 di kategori wearable juga akan mulai dipasarkan di Indonesia secara resmi. "Kami melihat pasar wearable juga prospektif di Indonesia," katanya.

Hadirnya Motorola di Indonesia akan memanfaatkan jaringan retail atau pemasaran milik Lenovo yang telah luas di Indonesia. "Kami akan mengintegrasikan tim penjualan, Lenovo memiliki rantai pemasaran global yang luas," tambah Dillon.

Seperti diketahui, Lenovo telah mengakuisisi unit bisnis mobile Motorola dari Google pada Oktober 2014 lalu. Dengan akuisisi tersebut, maka Lenovo akan menjadi pemilik brand dan teknologi Motorola dan berhak memasarkannya di pasar global.

Dillon juga memaparkan pentingnya Indonesia sebagai pasar Motorola. Sebagai negara dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa, Indonesia sebagai negara berkembang memiliki penetrasi smartphone yang tinggi.

"Dalam tiga tahun ke depan, akan ada 42 juta smartphone, ini akan memperluas pangsa pasar Lenovo di Indoesia yang saat ini mencapai 16 persen," ujarnya.

Selain akan memasarkan produk-produk Motorola, Lenovo juga akan menunjukkan komitmennya ke pasar Indonesia dengan menjaring rekanan yang lebih luas.


Selasa, 18 Agustus 2015

Bocoran Desain Body Ponsel Nexus Terbaru Buatan Huawei

Nexus 6
ocoran desain body ponsel Nexus terbaru buatan Huawei bocor dan tersebar di dunia maya. Ponsel itu disebut sebagai Nexus 6 dan terlihat memiliki pemindai sidik jari yang disematkan di casing belakangnya.

akun Twitter @OnLeaks yang dikelola oleh Steve Hemmerstoffer mendapatkan foto desain Nexus 6 ini. Foto tersebut berasal dari blueprint perangkat yang sebenarnya ditujukan pada produsen aksesori.

@OnLeaks Pemindai sidik jari pada casing belakang Huawei Nexus 6
Huawei Nexus 6 diperkirakan memiliki dimensi tinggi sekitar 159,5 milimeter dan lebar sekitar 78,3 milimeter, termasuk tombol volume yang berada di tepinya. Foto tersebut juga memperlihatkan layar berukuran 5,7 inci.

Desas-desus yang beredar mengungkap bahwa Huawei membuat dua versi Nexus 6. Versi pertama memiliki ukuran 5,7 inci seperti bocoran ini, sedangkan versi kedua berukuran 5,5 inci.

Nexus terbaru diprediksi bakan meluncur pada Oktober atau November mendatang dengan sistem operasi Android Marshamallow. Namun tidak diketahui ponsel ukuran manakah yang akan benar-benar diluncurkan saat itu.

Selain Huawei, ada kemungkinan Google juga menunjuk LG untuk membuat ponsel Nexus terbaru. Bentuknya berupa pembaruan dari seri Nexus 5, dengan tambahan sensor pemindai sidik jari.


Senjata Lipat Samsung, Didukung Prosesor Tinggi

Ponsel Lipat Samsung Dipersenjatai Snapdragon 808
Samsung SM-G9198
Di luar gegap gempita Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge+, Samsung sebenarnya masih punya satu kejutan. Yakni sebuah ponsel flip yang dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 808.

Samsung mengungkap ponsel lipat Android terbarunya yang memiliki nama SM-G9198. Sayangnya, ponsel filp anyarnya itu eksklusif diperuntukkan hanya bagi pasar gadget Tiongkok.

Ya, ponsel dengan jenis seperti ini memang masih memiliki pasar yang sangat besar di Asia. Sayangnya, kebanyakan ponsel flip Android yang beredar hanya dibekali spesifikasi menengah. Untuk menjadi pembeda, maka Samsung kemudian membekali ponsel flipnya dengan jeroan dan fitur yang mewah.

handset ini hadir dengan layar Super AMOLED 3,9 inch (1.280x768 pixel). Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, layar perangkat ini terbagi menjadi dua, yakni ketika Anda membuka dan menutupnya. Ketika ditutup, layar ini bisa menampilkan informasi berupa jam dan notifikasi.

Untuk urusan dapur pacu, SM-G9198 diperkuat dengan prosesor serupa yang dipakai oleh LG pada perangkat G4 miliknya, yakni Qualcomm Snapdragon 808. Sayang, belum ada bocoran mengenai berapa besaran RAM yang dipakai. Namun kuat dugaan bahwa Samsung akan membenamkan RAM 2 GB pada perangkatnya.

Walau kapasitas memori internalnya hanya 16 GB, tapi Samsung membekali perangkatnya dengan slot microSD yang dapat diekspansi hingga 128 GB. Pasokan daya perangkat ini tidak terlalu besar, dimana ia hanya memiliki baterai berkapasitas 2.020 mAh yang diklaim mampu bertahan 189 waktu stand-by.

Masuk ke sektor hiburan, SM-G9198 dilengkapi dengan kamera utama 16 MP dengan bukaan f/1.9 dan kamera depan 6 MP yang bisa dipakai untuk selfie dan video call. Belum jelas apakah Samsung akan mengedarkannya di luar Tiongkok, mengingat ponsel jenis ini kerap mengalami kegagalan di pasar barat.