Laman

Tampilkan postingan dengan label intel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label intel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

Tablet Murah Dengan Procecor Intel Atom X3

Advan Tablet X7

Meski pasar tablet global tengah lesu, namun tak menyurutkan Advan membesut tablet anyar. Mengandeng Intel, vendor merek lokal ini merilis Vandroid X7, sebuah tablet berbasis Android Lollipop.

"Tablet Vandroid X7 ini memiliki keunggulan kinerja lebih cepat, multitasking lancar, visual 3D games yang mumpuni dan daya tahan baterai lebih lama. Sehingga tak hanya untuk hiburan, tapi bisa dijadikan media belajar anak," klaim Tjandra Lianto, Marketing Director Advan saat acara peluncuran di Fairmont, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Vandroid X7 ditenagai oleh Intel Atom X3 64 bit. Prosesor ini diklaim memiliki kemampuan sekelas 'otak' komputer. Selain itu tersemat RAM 1 GB. 

"Intel Atom X3 didesain di Asia Tenggara yang diperuntukkan untuk pasar negara berkembang. Prosesor ini memiliki performa yang mumpuni tapi dengan harga yang terjangkau," timpal Prakash Mallya, Managing Director Intel Southeast Asia.

Tablet ini memiliki layar 7 inch dengan resolusi 1024x600 pixel. Memori internalnya sebesar 8 GB. Dilengkapi juga dual kamera, dual sim (GSM - 3G), Bluetooth 4.0, USB OTG dan kemampuan wireless display.

Advan Vandroid X7 dibandrol seharga Rp 1.099.000 Dalam penjualannya, Vandroid X7 dibundling Indosat Mentari. Dimana ditawarkan bonus pulsa Rp 240 ribu dan masa aktif 12 bulan.

Rabu, 29 Juli 2015

Intel dan Micron punya teknologi baru Yang Super Kencang

http://us.images.detik.com/content/2015/07/29/317/130741_intel46.jpg
Intel


Kolaborasi Intel dan Micron punya teknologi baru dalam solusi penyimpanan data yang diklaim lebih padat, kuat dan kencang dibanding yang ada saat ini. Solusi tersebut adalah 3D Xpoint, yaitu memori non volatile yang 1.000 kali lebih kencang dari NAND.

NAND adalah arsitektur chip yang saat ini dipakai di hampir semua storage berbasis chip flash, seperti kartu memori dan solid state drive (SSD). Menurut peneliti Intel, teknologi baru ini bisa membuat chip memori yang 10 kali lebih padat ketimbang chip konvensional.

"Selama beberapa dekade, banyak industri telah mencari cara untuk mengurangi waktu lag antara prosesor dan data agar bisa menghasilkan waktu analisis yang lebih cepat," ujar Intel VP Rob Crooke dalam pernyataannya.

Crooke menambahkan bahwa kelas baru di memori non volatile ini bisa mencapai tujuan tersebut, dan bisa mengubah peta solusi memori dan storage.

Belum jelas penggunaan yang tepat untuk chip memori anyar ini. Namun yang jelas memori ini akan cocok untuk melakukan analisis data secara real time, yang membutuhkan kecepatan akses data yang sangat cepat.

Chip ini diperkirakan bisa memuaskan para gamer, karena akan mempersingkat waktu akses data game yang tersimpan dalam storage. Chip anyar ini tak cuma cepat, namun juga akan bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.