Laman

Minggu, 13 September 2015

Kekurangan dari Pemakaian Sistem Ojek Onlin

Suka atau Tidak, Separuh Privasi Anda Sudah Diserahkan
Ilustrasi

Beberapa dari pengguna ojek digital mengaku merasa privasinya terganggu oleh ulah oknum pengendara. Namun tahukah Anda, jika ketika mendaftar jadi pengguna layanan ojek digital, artinya separuh privasi Anda sudah diserahkan.

Menurut penggiat Internet Sehat Donny B.U., tudingan adanya pelanggaran privasi dari oknum pengendara layanan ojek online ini harus dilihat dari dua sisi. Pertama, hal itu tidak bisa dianggap pelanggaran privasi jika si pengguna/konsumen tak merasa itu merupakan pelanggaran. 

Kedua, ketika data pribadi semisal nomor ponsel atau alamat rumah pengguna itu disalahgunakan dan konsumen merasa terganggu maka ini sudah masuk ranah pelanggaran privasi.

"Namun ini sinisme, si pengendara kan dapat data-data pengguna setelah konsumen mendaftar. Artinya pemahaman privasi masyarakat Indonesia rendah banget," kata Donny 

"Konsumen ngeh gak? Sadar gak? Bahwa saat mereka mendaftar itu sudah menaruh setengah privasinya di sana (pada layanan tersebut). Jadi konsumen harusnya sadar, privasi mereka sudah rentan disalahgunakan," lanjutnya.

Jadi dari kasus ini sejatinya bisa diambil dua isu utama. Yakni pengguna yang tak sadar dan tak waspada. Lalu ada kesempatan penyalahgunaan privasi dari data-data yang diberikan konsumen.


Ini Rekaman Terahkir dari Pramugari Sebelum Kejadian Pada Dua pesawat Boeing 767

11 September 2001

Hari Minggu, tanggal 11 September, 14 tahun yang lalu, dua pesawat Boeing 767 yang dioperasikan oleh maskapai American Airlines dan United Airlines, masing-masing dengan nomor penerbangan American 11 dan United 175, ditabrakkan ke menara kembar World Trade Center di pusat kota New York, AS, oleh para pembajak.

The New York Times mengungkap rekaman suara yang dirilis oleh investigator, menggambarkan detik demi detik kejadian yang oleh dunia kini disebut dengan peristiwa 11 September atau nine eleven (9/11). 

Tidak menjawab panggilan ATC

Dari beberapa rekaman suara tersebut, terdapat rekaman percakapan radio antara petugas pengontrol udara atau air traffic controller (ATC) Boston dan pesawat American 11 yang hilang dari radar.

Pada pukul 08.34 pagi, menara pengawas Boston memerintahkan American 11 yang menerbangi rute Boston-Los Angeles untuk naik ke ketinggian 35.000 kaki.

"American 11, climb maintain level three five zero..." 

Namun, tidak ada jawaban dari American 11. ATC berusaha untuk terus melakukan hubungan radio, tetapi American 11 sama sekali tidak merespons.

Informasi penting dari telepon pramugari

Pada pukul 08.19, sekitar 30 menit sebelum pesawat yang dibajak ditabrakkan, pramugari American 11 bernama Betty Ong menelepon pusat reservasi maskapai dengan Airfone yang tersedia di pesawat.

Betty yang berbicara dengan agen reservasi Nydia Gonzales mengatakan bahwa pilot dan kopilot di dalam kokpit tidak bisa dihubungi, ada dua awak kabin di kelas bisnis yang ditusuk, satu dalam kondisi kritis, dan satu lagi sudah tidak bernyawa.

Nydia kemudian menyampaikan informasi yang diterimanya kepada pusat kendali krisis American Airlines.

Petugas krisis American Airlines kemudian melakukan pelacakan dan profiling pesawat yang dibajak tersebut. Diketahui, radar transponder pesawat ternyata dimatikan oleh para pembajak.

Dengan transponder yang mati, petugas di darat tidak bisa melihat data ketinggian dan kecepatan pesawat, tetapi mereka sadar bahwa pesawat sedang menurunkan ketinggian.

Pramugari
Berikut adalah percakapan pramugari Betty Ong dengan petugas penanganan krisis maskapai American Airlines:

"Saya pramugari nomor 3 di belakang, kokpit tidak menjawab, seseorang telah ditusuk di kelas bisnis, sepertinya kami sedang dibajak," kata Betty.

"Anda berada di penerbangan yang mana," tanya petugas American Airlines.

Betty menjawab, "Penerbangan 11."

"Bisa dijelaskan siapa yang ada di kelas bisnis?" tanya  petugas American Airlines kembali.

"Saya duduk di belakang, sebentar ada yang baru dari kelas bisnis. (Betty bertanya ke rekannya), ada yang tahu siapa menusuk siapa?"

"Aku tidak tahu, tapi Karen dan Bobby (purser dan pramugara) telah ditusuk," ujar suara lain di belakang.

Kemudian, Betty berkata kepada petugas American Airlines, "(Awak kabin) nomor 1 kami, purser kami ditusuk, tidak tahu siapa yang menusuk, kami tidak berani ke depan. Awak kabin nomor 5 juga ditusuk. Kami tidak bisa masuk ke kokpit."

"Mereka tidak menjaga agar kokpit steril?"

"Para pembajak ada di dalam sana. Mereka sepertinya mengganjal pintunya. Tidak ada yang bisa masuk atau menelepon kokpit," kata Betty lagi.

Belakangan diketahui dari rekaman audio yang beredar di YouTube bahwa kalimat terakhir yang dikatakan oleh Betty Ong lewat telepon sebelum pesawat menabrak adalah, "Pesawat kembali terbang tidak menentu."

Tidak ada lagi rekaman suara dari Betty. Sepertinya mereka tidak sadar bahwa pesawat yang mereka tumpangi sedang diarahkan ke salah satu menara gedung WTC.

Nydia, petugas reservasi yang menjadi perantara Betty dengan pusat krisis American Arilines, tidak lagi mendengar suara Betty.

"Betty, bicara kepadaku... Betty, kamu masih di sana? Oke kami menunggu, saluran ini tetap terbuka... Kurasa kita kehilangan dia (komunikasi terputus)," kata Nydia.

Namun, Betty sempat memberikan informasi penting yang mengungkap jati diri pembajak. Saat ditanya oleh Nydia, siapa yang berada di kokpit saat itu, Betty memberikan informasi bahwa mereka adalah penumpang di kursi 2A dan 2B.

Rekaman suara pembajak

Pada pukul 08.24, pembajak American Airlines 11 yang kemudian diketahui dari daftar manifes bernama Mohammad Atta secara tidak sengaja melakukan kontak dengan ATC. Namun, sepertinya ia tidak menyadarinya.

Dari apa yang terdengar, Atta seolah ingin berkomunikasi dengan penumpang. Namun entah mengapa, ia menekan tombol yang salah atau bagaimana, justru membuat suaranya ditransmisikan ke saluran radio ATC.

"Kami menguasai pesawat, tetap tenang, dan kita akan baik-baik saja, kita akan kembali ke bandara," kata Atta.

Petugas ATC Boston yang mendengar transmisi tersebut pun bertanya, "American 11, kalian baru saja memanggil?" Namun, saat itu petugas ATC tidak sadar bahwa yang berbicara adalah pembajak.

Kemudian suara Atta kembali terdengar. "Jangan ada yang bergerak, semua akan baik-baik saja. Jika ada yang bergerak, kalian akan mencelakakan diri kalian sendiri dan pesawat ini. Duduk diam saja."

Dikira latihan

Petugas FAA yang menyadari bahwa itu adalah peristiwa pembajakan pun langsung menghubungi komando pertahanan Amerika, NORAD, mengabarkan bahwa  peristiwa pembajakan telah terjadi di American 11.

FAA meminta NORAD untuk melepas (scramble) F-16 untuk mengejar American 11 yang hilang dari radar. Namun, tanpa transponder yang terdeteksi, NORAD kesulitan melacak keberadaan American 11.

American 11 hanya terdeteksi oleh radar primer, yang kedipannya hanya muncul di layar beberapa saat saja, tanpa informasi ketinggian, kecepatan, dan sebagainya.

Kesalahpahaman sempat terjadi saat perwira di NORAD mendapat informasi tentang pembajakan itu. Dia mengira ini adalah latihan.

"Apakah ini betul-betul terjadi atau cuma latihan?" "Bukan, ini bukan latihan, bukan tes."

American 11 menabrak menara utara

Di tengah kekacauan rantai komunikasi dan komando tersebut, pada pukul 08.47 waktu setempat, bola api terlihat dari salah satu menara gedung WTC.

Saat itu, secara bersamaan, petugas ATC Boston dan New York sama-sama kehilangan jejak American 11 di radar primer mereka.

"Boston kehilangan kontak, frekuensi kami menunjukkan ada ancaman pembajak."

"Konfirmasi, New York juga kehilangan kontak, dan kami mendapat sinyal ELT di area tersebut."

ELT atau emergency locator transmitter adalah pemancar sinyal dari kotak hitam pesawat, yang mengirimkan informasi lokasi saat mengalami benturan yang dahsyat.

Petugas ATC New York kemudian mendapat laporan dari petugas ATC di Bandara Kennedy bahwa mereka melihat bola api di gedung WTC. "Kalian serius? Itu area kami kehilangan jejak pesawat," kata petugas ATC New York.

United 175 menabrak menara selatan

Pukul 09.01, FAA baru mendapat laporan bahwa ada pesawat kedua yang hilang, yaitu United 175. Boeing 767 yang dioperasikan oleh United Airlines, rute Boston-Los Angeles.

Pejabat FAA meminta keterlibatan militer dengan segera mengirim jet-jet tempur untuk mencari dan mencegah pesawat yang hilang.

Namun pada pukul 09.02, petugas menara pengawas terminal radar approach control (tracon) di New York melihat secara langsung obyek pesawat yang menabrak menara selatan gedung WTC.

"Hei, lihat ke luar jendela, lihat di ketinggian 4.000 kaki arah timur bandara."

"Ya, aku lihat, ia turun dengan cepat... 4.500 kaki sekarang. Ia turun 800 kaki dengan begitu cepat."

"Ada yang tahu tipe pesawatnya?"

Lalu ada suara di belakang yang mengatakan ada satu pesawat lagi yang menabrak gedung.

"Satu lagi menabarak kencang, satu pesawat lagi menabrak World Trade Center," demikian suara itu.

Pukul 09.03 pagi, pesawat United 175 menabrak menara selatan WTC. Saat itulah jutaan warga New York yang menyaksikan siaran langsung gedung WTC yang ditabrak pesawat lewat televisi menyadari bahwa mereka sedang diserang.

Satu jam berikutnya, dua pesawat diketahui hilang. Mereka adalah B757 American Airlines nomor penerbangan 77 dan B757 United Airlines nomor penerbangan 93.

American 77 belakangan diketahui ditabrakkan di markas angkatan bersenjata Amerika Serikat, Pentagon, pada pukul 09.38 pagi.

Sementara itu, United 93, berkat perlawanan heroik para penumpang di dalamnya, gagal menuju target yang dituju pembajak. Pesawat tersebut jatuh di sebuah padang di Shanksville Pensylvania, sekitar 240 mil barat laut Washington.

Dugaan yang mencuat selama ini, target pembajak dalam penerbangan United 93 adalah Gedung Putih.

Peta Serangan 11 september 2001

Semua penerbangan di AS dipaksa mendarat

Setelah empat peristiwa pembajakan yang berujung tragis tersebut, FAA mengeluarkan perintah untuk meng-grounded semua pesawat yang ada di wilayah udara Amerika Serikat.

Pesawat yang sedang menuju ke Amerika Serikat pun dipaksa untuk mengalihkan pendaratan ke bandara terdekat.

Amerika Serikat kini mengenang tragedi 9/11 dengan membangun sebuah monumen di ground zero bekas gedung WTC, dan membangun menara baru yang diberi nama One World Trade Center.

Rekaman suara selengkapnya bisa didengar melalui situs The New York Times di tautan berikut ini



Rabu, 09 September 2015

Duet iPhone 6s Dan 6s Plus, Dengan Spesifikasi yang Mumpuni

iPhone 6S dan 6S plus

CEO Apple Tim Cook mendefinisikan duet iPhone 6s dan 6s Plus sebagai smartphone paling spektakuler yang pernah ditelurkan Apple. Beberapa spesifikasi yang menjadi andalan adalah 3D Touch, kamera 12 megapiksel dan prosesor A9 teranyar.
"Satu-satunya hal yang diubah adalah segalanya," kata Tim Cook, dari live streaming peluncuran Apple, Kamis (10/9/2015) dinihari WIB.

Sepintas, iPhone 6s dan 6s Plus terlihat sama dengan suksesornya, iPhone 6 dan 6 Plus. Dari segi ukuran, iPhone 6s masih 4,7 inci dan 6s Plus masih 5,5 inci.

Namun, perbedaan akan tampak jika kedua ponsel ditelisik lebih jauh. Keduanya berbahan aluminum alloy terbaru dengan balutan kaca pelindung IoN-X teranyar. 

"Kaca IoN-X adalah yang paling kuat yang digunakan dalam industri smartphone," kata Senior Vice President Worldwide Marketing Apple Phil Schiller.

Pada layar, Apple menyematkan teknologi 3D Touch yang kurang lebih serupa dengan Force Touch pada Apple Watch. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna menekan, menggulir dan memijit layar untuk fungsi berbeda berdasarkan intensitas sentuhan.

Saat menekan dengan kekuatan ringan, fungsi yang dimunculkan akan berbeda dengan menekan kuat. Pun kala pengguna hendak menekan lama. Fungsi yang ditampilkan akan berbeda pula.

Sesuai namanya, 3D Touch memungkinkan pengguna menyentuh layar dari berbagai sisi (multitouch). Pengguna juga bisa mengimplementasikan gestur "klik kanan" pada mouse di desktop, ke iPhone 6s dan 6s Plus.

Peningkatan progresif juga dilakukan Apple dari sisi kamera. Kedua ponsel mengusung kamera 12 megapiksel dengan teknologi iSight.

Sejak peluncuran iPhone 4, baru kali ini Apple meningkatkan besaran piksel pada kamera ponselnya. Sebelumnya, Apple betah dengan kamera 8 megapiksel.

Pun telah ditingkatkan, kualitas kamera iPhone masih di bawah ponsel-ponsel Android dari segi besaran pikselnya. Pasalnya, smartphone keluaran Android kini mulai menyediakan fitur kamera dengan kualitas hingga 20 megapiksel.

Untuk urusan kamera, Apple memang tak berkiblat pada indikator piksel. Pabrikan Cupertino ini lebih fokus ke kualitas gambar pada umumnya dan performa cahaya rendah (low-light).

Sama seperti ponsel high-end yang diluncurkan belakangan, iPhone 6s dan 6s Plus juga mengakomodir kemampuan akses video 4K. Resolusi itu, dipadankan dengan tampilan Retina, diklaim akan memberi pengalaman menonton video yang lebih nyaman dan seakan nyata.

Adapula fitur "Live Photos" yang bisa menggerakkan gambar dengan menggabungkan dua foto. Mekanismenya sama seperti fitur "animation" pada Google Photos. Fitur ini dimaksudkan untuk membangun memori pengguna atas momen-momen berharga dalam hidupnya.

Semua spesifikasi dijalankan dengan prosesor A9 termutakhir. Jenis ini diklaim memiliki kecepatan CPU 70 persen dari suksesornya, A8. Kemampuan olah grafisnya juga dikatakan lebih cepat 90 persen dari prosesor sebelumnya.

Berikut daftar spesifikasi singkat iPhone 6s dan 6s Plus.

Tebal: 67 mm (iPhone 6s) dan 77,9 mm (iPhone 6s Plus) 
Bobot: 143 gram (iPhone 6s) dan 192 gram (iPhone 6s Plus)
Layar: 4,7 inci (iPhone 6s) dan 5,5 inci (iPhone 6s Plus) Retina display, resolusi video 4K
Prosesor: 64-bit A9 chip M9 motion coprocessor
Penyimpanan: 16/64/128 GB 
Kamera: 12 megapiksel (depan) dan 5 megapiksel (belakang) kamera iSight
Konektivitas: Wi-Fi dan LTE Advance 
Sensor: 3D Touch dan Touch ID 
Sistem operasi: iOS 9 
Warna: Gold, Silver, Space Gray, Rose Gold


Sabtu, 05 September 2015

Inovasi Baru Dari Lambang Google

Google


Google memperkenalkan logo barunya pada Senin (1/9/2015) atau Selasa (2/9/2015) waktu Indonesia. 

logo baru yang dikenalkan Google hari ini menjadi logo ke enam yang dipakai Google sejak 1998 lalu, di luar logo yang dibuat sebelum Google diluncurkan (pre-launch).

Perubahan logo pertama yang dilakukan Google terjadi pada periode 1998 - 1999, tak lama setelah logo pertamanya diperkenalkan juga di tahun yang sama.

Kemudian, Google memperkenalkan logo baru dengan font yang lebih ranmpung pada akhir 1999. Logo ini juga bertahan hanya satu tahun, sebelum akhirnya pada 2010 Google kembali merombak desain logonya.

Logo yang dikenalkan di tahun 2010 tersebut bertahan cukup lama, yaitu tiga tahun, atau hingga 2013.

Perubahan logo Google di tahun 2013 mungkin menjadi perubahan logo yang sulit dikenali, pasalnya dari bentuk font tidak terjadi banyak perubahan, Google hanya mengubah logo yang semula nampak timbul menjadi lebih flat.

Hingga akhirnya pada 1 September 2015 atau (2 September waktu Indonesia) Google mengenalkan logo baru agar lebih sesuai dengan pergeseran tren perangkat yang dipakai oleh pengguna internet.

Logo Google yang baru ini diharapkan bisa lebih sesuai untuk semua jenis perangkat, bahkan yang memiliki "layar terkecil" sekalipun.


Apple Siap Dengan Watch Barunya

Apple Watch

Selain meluncurkan iPhone 6s dan 6s Plus, Apple diprediksi akan merilis jam tangan pintar Apple Watch versi baru juga pada 9 September mendatang.

Dilansir The New York Times dan dikutip KompasTekno, Sabtu (5/9/2015), versi Apple Watch baru yang akan dirilis Apple adalah Apple Watch Gold Edition dengan banderol harga yang lebih murah.

Walau dijual dengan harga yang lebih murah, namun Apple Watch berbalut emas itu tetap diprediksi akan lebih mahal dari versi reguler dan Sport, yang saat ini tersedia dengan harga antara 349 hingga 549 dollar AS.

Untuk diketahui, jam tangan pintar Apple gold edition saat ini dibanderol dengan harga 10.000 dollar AS dengan sepuhan emas 18 karat.

Material baru yang akan dikenalkan Apple antara lain, emas putih, titanium, atau bahkan juga eramik.

Selain jam tangan pintar, Apple juga dikabarkan akan memmperkenalkan tablet iPad Pro di acara yang sama. The New York Times juga menulis Apple akan memamerkan keyboard iPad yang telah diperbarui.

Appl TV juga diharapkan akan dipamerkan Apple minggu depan. Secara keseluruhan, peluncuran Apple pada 9 September mendatang akan sangat menarik bagi fans Apple.

Peluncuran tersebut rencananya digelar di Bill Graham Civic Auditorium di San Francisco pada 9 September mendatang.


Smartphone Kini Pun Mengetahui Kapan Kita Akan Bosan

Smartphone Bisa Deteksi Rasa Bosan
ilustrasi Smarphone

Fungsi ponsel semakin pintar. Dengan tambahan aplikasi atau software, smartphone bisa melakukan banyak hal, bahkan mendeteksi rasa bosan penggunanya.

Para peneliti dari Telefonica Research Barcelona, Spanyol, mengembangkan algoritma yang akan menentukan tingkat kebosanan seseorang, berdasarkan seberapa banyak mereka menggunakan smartphone.

Seperti dilansir Mirror, Jumat (4/9/2015), algoritma ini memperhitungkan berapa kali pengguna menerima panggilan, berkirim pesan, atau berapa kali pengguna memakai ponselnya.

Untuk menentukan seorang pengguna bosan atau tidak, peneliti bisa melihat dari aktivitas pada aplikasi besutannya. Aplikasi yang diinstal pada ponsel pengguna akan memunculkan pop up dan mengarahkan pengguna membaca artikel yang menarik di sebuah situs, ketika mendeteksi kebosanan.

Dalam studi yang berlangsung dua pekan ini, peneliti juga mengajukan sejumlah pertanyaan melalui aplikasi, untuk mengetahui tingkat kebosanan partisipan.

Jawaban mereka kemudian dikombinasikan dengan data dari ponsel si pengguna. Hasilnya, peneliti menemukan partisipan cenderung mengklik notifikasi kumpulan artikel dari BuzzFeed ketika merasa bosan.

Para peneliti mengklaim tingkat akurasi data yang mereka peroleh mencapai 83%. Riset ini masih akan terus dikembangkan, sehingga ke depan mereka bisa lebih detail mengetahui jenis konten seperti apa yang dilihat pengguna ponsel ketika mereka bosan.

Temuan ini akan unjuk gigi ke publik internasional untuk pertama kalinya, di konferensi UbiComp, di Jepang pekan depan.



Nokia Siap Dengan Punggawa Barunya

Ponsel Android Nokia Menampakkan Diri
Nokia

Setelah melepas divisi ponsel ke Microsoft, Nokia memilih fokus di bisnis infrastruktur telekomunikasi. Namun belakangan santer diberitakan kalau Nokia akan terjun kembali ke pasar ponsel memakai OS Android. Malah kini, penampakan ponsel Android Nokia telah muncul.

Sebuah render menampakkan bakal calon ponsel Android Nokia itu.Bentuknya cukup menarik dengan desain tipis. Karena masih render, kemungkinan nanti saat diluncurkan bentuknya akan berbeda.

Sebelumnya, Nokia telah menyebut akan kembali ke bisnis ponsel pada tahun 2016. Mantan pemilik gelar ponsel sejuta umat itu kini tengah sibuk mencari partner untuk dapat menunjang comeback-nya.

Setelah kegagalan memakai Windows Phone yang berakibat divisi ponselnya dilego ke Microsoft, dugaan kuat memang mengarah kalau Nokia akan mengandalkan Android. Tanda-tandanya sudah tampak sekarang ini. Pertama, Nokia sebenarnya telah merilis sebuah tablet Android bernama N1, bekerja sama dengan Foxconn.

Kemudian kedua, Nokia juga telah merilis launcher Android bernama Z Launcher. Dari dua tanda tersebut, terlihat kalau Nokia makin akrab dengan Android. Jadi ada probabilitas besar Nokia nantinya akan menggunakan OS 'robot hijau' itu. Kita tunggu saja tanggal mainnya.