Laman

Senin, 28 September 2015

Meizu Akan Mewarnai Penjualan di Indonesia

Meizu

Di Indonesia, smartphone buatan Meizu hingga saat ini memang baru tersedia secara online lewat layanan e-commerce. Akan tetapi, dalam beberapa saat mendatang, strategi penjualan Meizu akan bertambah, yakni menjual perangkat secara offline.

Menurut May Wen, Country Manager of Meizu Indonesia, saat ini Meizu sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan retail asal Indonesia untuk memasarkan perangkat buatannya. Sayangnya, ia masih enggan mengungkapkan dengan siapa saja perbincangan tersebut dilakukan.

"Menurut rencana, penjualan offline tersebut dimulai pada pertengahan atau paling tidak akhir bulan Oktober mendatang," ungkap May di sela-sela acara peluncuran Meizu M2 di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Masih menurut May, keputusan membawa produk Meizu ke channel penjualan offline untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, disadari juga bahwa penjualan lewat toko masih lebih digemari ketimbang melalui dunia maya.

"Saat ini, penjualan online di Indonesia masih lebih rendah dari segi pangsa pasar, penjualan offline ini untuk meningkatkan penjualan produk Meizu," tutur May.

Untuk awalnya, strategi penjualan offline ini akan dimulai terlebih dahulu di pulau Jawa. Untuk ke depannya, penjualan tentunya akan diperluas ke pulau-pulau lain di Indonesia.

"Meizu sedang berdiskusi dengan beberapa rekanan. Rencananya, dari hasil diskusi itu, kami akan membangun 17 kantor di pulau lain di luar Jawa," kata May. 

Kantor itu sendiri dikatakannya akan berfungsi sebagai tempat penjualan, sekaligus service center perangkat. 

Berbicara mengenai service center, Meizu saat ini memang belum memiliki service center buatan sendiri. Namun, mereka sudah bekerjasama dengan perusahaan bernama Star Selular untuk kegiatan perbaikan perangkat tersebut. 

Lebih lanjut, May menjelaskan bahwa penjualan offline diprediksi akan sedikit berdampak kepada harga perangkat. Smartphone yang dijual kemungkinan bisa mengalami sedikit kenaikan harga.

"Kami akan berusaha keras untuk menjaga harga produk offline tetap sama dengan online. Tetapi tampaknya akan sulit, harga perangkat kemungkinan sedikit naik," pungkas May.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar